AYOJAKARTA.COM – Sebuah guncangan gempa bumi telah terjadi di Turki dengan kekuatan Magnitudo 7,8 pada pukul 4.17 pagi waktu setempat, Senin (6/2/2023).
Beberapa saat setelah guncangan itu melanda, gempa susulan kemudian terjadi di Turki dengan kekuatan 6,7 Magnitudo.
Dikutip AyoJakarta.com dari The New York Times, gempa yang terjadi di negara timur tengah ini berpusat di dekat kota Gaziantep.
Baca Juga: Kunjungan Silaturahmi Anies Baswedan ke Nusa Tenggara Barat, Terima Cinderamata Cantik Ini!
Gempa yang mematikan ini telah memberikan dampak berupa runtuhnya bangunan dan menimbulkan korban jiwa di negara Turki dan Suriah.
Berdasarkan laporan yang ada, diketahui bahwa 300 kematian telah terjadi akibat gempa tersebut, dari angka tersebut sebagian besar korban diketahui sebagai warga dari negara Turki dan Suriah.
Atas dasar hal tersebut, bantuan internasional langsung dicari oleh pemerintah Turki untuk melakukan evakuasi atau penyelamatan terhadap para korban yang terdampak gempa bumi tersebut.
Baca Juga: Waduh! JPU Enggan Tanggapi Nota Pembelaan Hendra Kurniawan, karena Pledoi Hanya Berisi Tentang Ini
Sementara itu, berikut ini adalah beberapa hal yang terjadi pasca gempa M7,8 yang mengguncang Turki:
Pertama, bangunan tempat tinggal yang ada di daerah Kota Gaziantep tidak dirancang dengan standar bangunan anti gempa, sehingga berpotensi besar untuk menimbulkan korban jiwa.
Sementara itu, landasan udara yang berada di Kota Gaziantep hanya memberi izin kepada pesawat pembawa bantuan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Suriah secara resmi telah menghentikan operasional dari kereta api secara nasional setelah terjadinya gempa Turki yang berdampak juga pada negara tersebut.
Sehubungan dengan dampak gempa bumi Turki ini, bantuan tim medis juga dikirimkan ke bagian utara Suriah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.
Tak hanya masyarakat Turki saja, Kota Gaziantep juga menjadi salah satu tempat pengungsian bagi warga Suriah yang menjadi korban gempa Turki pagi ini.
Di lain hal, diketahui bahwa bencana alam gempa bumi memang sering terjadi di Turki karena merupakan daerah dilintasi garis patahan/sesar/fault.
Sedangkan gempa yang terjadi baru-baru ini telah menyebabkan tanah longsor yang mematikan di wilayah tersebut.
Laporan dari BMKG
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil menentukan parameter gempa Turki yang terjadi hari ini.
Berdasarkan hasil analisis dari BMKG, gempa yang mengguncang Turki hari ini telah terjadi pada Senin (6/2/2023) pukul 8.17 WIB.
Adapun kekuatan dari guncangan gempa bumi itu ada pada angka Magnitudo 7,8 dengan kedalaman hiposenter pada jarak 11 km.***