AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Yosua tinggal menghitung hari mencapai finis.
Hal ini semakin menarik perhatian publik hingga tokoh pakar hukum Jasman Panjaitan ikut buka suara.
Dikatakan Jasman Panjaitan, bahwa jaksa memberikan pernyataan yang menurutnya tidak pantas diungkapkan seorang jaksa yang profesional.
Jasman Panjaitan bahkan mengaku bingung dengan pernyataan jaksa yang mengalami dilema yuridis perihal tuntutan terhadap Richard Eliezer.
Dilema ini disampaikan jaksa saat sidang pembacaan replik atau tanggapan atas pleidoi dari pihak Richard Eliezer di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 30 Januari 2023.
“Bahwa kondisi ini menimbulkan dilema yuridis, karena di satu sisi Richard Eliezer dikategorikan sebagai saksi atau pelaku yang bekerja sama yang dengan keberanian dan kejujurannya telah berkontribusi membongkar kejahatan yang direncanakan untuk membunuh korban,” ujar jaksa.
“Namun di sisi lain peran dari Richard Eliezer sebagai eksekutor dari penembakan terhadap korban Nofriansyah Yosua Hutabarat perlu juga dipertimbangkan secara jernih dan objektif,” lanjut jaksa dikutip AYOJAKARTA.COM dari kanal YouTube MetroTV, Jumat 3 Februari 2023.
Menanggapi hal ini, mantan jaksa senior Jasman Panjaitan menyatakan tidak pantas jika jaksa menyatakan dilema.
Baca Juga: Waduh! Mantan Wakapolri Sebut Terdakwa OOJ Hendra Kurniawan CS Harusnya Tak Dipidana, Kok Bisa?
Sebagai seorang jaksa seharusnya mempunyai integritas, profesional dan keberanian.
"Menurut pengamatan saya dengan diucapkannya kata-kata menghadapi dilema yuridis, terus terang saya bingung," tutur Jasman Panjaitan.
"Seorang jaksa yang profesional seharusnya tidak pantas mengatakan begitu," lanjut tokoh yang pernah menjadi Kapuspenkum Kejagung di tahun 2009-2010 ini.
"Kalau saya mengajarkan seorang jaksa harus ada integritas, profesional dan keberanian," ujarnya.
Baca Juga: Geger! Akhirnya 2 Sosok Jenderal yang Jadi Backingan Ferdy Sambo Berhasil Dibekuk Oleh Mahfud MD, Benarkah?
Termasuk dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, pria kelahiran Sumatera Utara ini berharap jaksa memiliki keberanian.
"Di forum-forum tertentu juga saya sampaikan kasus ini terungkap karena keberanian dari Kamaruddin Simanjuntak," tutur Jasman Panjaitan.
"Kita berharap jaksa itu juga berani, jangan loyo," lanjutnya.
Loyo atau ketidakberdayaan jaksa dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir Yosua juga terlihat ketika penuntut umum menangis saat pembacaan tuntutan terhadap Bharada Richard Eliezer.***