News

Waspada, 3 Sesar Aktif dan Zona Subduksi Sebabkan Rentetan Gempa Bumi di Wilayah Jawa Barat

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Jumat 03 Feb 2023, 16:09 WIB
Waspada, 3 Sesar Aktif dan Zona Subduksi Sebabkan Rentetan Gempa Bumi di Wilayah Jawa Barat

AYOJAKARTA.COM - Rentetan gempa bumi terjadi pada wilayah Jawa Barat dan sekitarnya akhir-akhir ini.

Guncangan gempa tersebut bahkan menyebabkan beberapa kerusakan pada bangunan yang menjadi titik episenter gempa tersebut.

Penyebab gempa bumi pun diumumkan pihak BMKG akibat sesar aktif yang melewati lokasi guncangan tersebut.

Baca Juga: BPBD dan Pemerintah Langsung Bertindak! Gempa Garut Magnitudo 4.3 Dipicu Sesar Garsela, Dekat Gunung Arjuna?

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @bmkgwilayah2 dan akun Twitter @InfoBMKG (3/2/2023), beberapa sesar yang terpantau sebabkan gempa bumi akhir-akhir ini adalah Sesar Cugenang, Sesar Cimandiri dan Sesar Garsela.

Sesar Cugenang yang sejak 21 November 2022 lalu sebabkan gempa merusak di wilayah kecamatan Cugenang hingga kini masih menimbulkan beberapa gempa bumi susulan meskipun dengan skala magnitudo kecil.

Sedangkan sesar yang lainnya seperti sesar Garsela yang jarang timbulkan guncangan yang besar, beberapa hari yang lalu terpantau membuat panik warga Garut karena gempa M 4.3 dengan kedalaman yang terpantau hanya 5 km.

Baca Juga: 4 Fakta Sesar Garsela yang Sebabkan Guncangan M4.3 di Garut Semalam

Namun tak hanya itu, sesar Cimandiri yang sebelumnya terduga sesar yang sebabkan gempa merusak di wilayah Cugenang pergerakannya terpantau timbulkan guncangan pada hari Kamis (2/2/2023) kemarin.

Sesar Cimandiri tersebut bergerak di wilayah Pelabuhan Ratu hingga sebabkan gempa dengan skala magnitudo 4.4.

Dikutip dari akun Twitter @DaryonoBMKG (3/2/2023), gempa dengan kedalaman 21 KM ini dirasakan cukup kuat di wilayah Pelabuhan Ratu dan sekitarnya.

Baca Juga: Sesar Garsela Kembali Berulah! Ini 5 Fakta Biang Kerok Penyebab Gempa Garut M4,4 Baru-baru Ini

"Gempa Pelabuhan Ratu M4,4 kedalaman 21 km malam ini dirasakan cukup kuat di Palabuhan Ratu dan sekitarnya, diduga dipicu Sesar Cimandiri yang menerus ke laut," cuit @DaryonoBMKG.

Namun sesungguhnya tidak hanya sesar-sesar aktif yang sebabkan gempa bumi tersebut, ada aktivitas lain yaitu pada zona subduksi yang juga menyebabkan guncangan pada wilayah Jawa Barat.

Salah satunya adalah gempa dengan magnitudo 4.4 yang dirasakan di wilayah Bayah Banten.

Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik M 4.3 Guncang Kabupaten Garut Jawa Barat, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Garsela

Gempa bumi tersebut dirasakan dirasakan tidak hanya di wilayah Banten tetapi dirasakan pula di beberapa Kabupaten seperti Sukabumi dan Cianjur.

Namun meski akhir-akhir ini wilayah Jawa Barat sering diguncang gempa, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak BMKG peningkatan aktivitas guncangan tersebut.

Akan tetapi, melalui akun Twitternya Daryono (Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG) pernah memberikan penjelasan terkait kekhawatiran masyarakat akibat adanya peningkatan aktivitas seismik di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: Daryono BMKG Pastikan IKN Relatif Aman dari Potensi Gempa Bumi: Sesar Mangkalihat Tidak Berdampak Signifikan!

"Fenomena kegempaan akhir-akhir ini masih tergolong wajar jika mengacu data katalog dan statistik monitoring gempa di BMKG. Fluktuasi aktivitas kegempaan di Indonesia berupa peningkatan aktivitas gempa pernah terjadi beberapa kali, seperti pada Des 2021, Juli 2021, Nov 2019, Agus 2018 dan Nov 2018," tulis Daryono (19/1/2023).

Masyarakat pun dihimbau untuk tetap waspada dan tidak termakan dengan hoax atau berita tidak benar terkait meningkatnya aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Barat.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Desi Kris