AYOJAKARTA.COM - Sebelumnya, telah beredar isu yang menyebutkan bahwa IKN berpotensi diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 7,0 akibat keberadaan Sesar Mangkalihat.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan bahwa IKN merupakan daerah yang relatif aman dari zona gempabumi.
Hal ini disampaikan Daryono menanggapi berita yang beredar tentang klaim yang menyatakan bahwa IKN berpotensi diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 7,0.
Dikutip AyoJakarta dari akun twitter @DaryonoBMKG, hasil permodelan guncangan sumber gempa Sesar Mangkalihat yang berada di Kalimantan sama sekali tidak memberikan dampak yang signifikan di wilayah IKN.
“Saya tidak pernah menyatakan spt dalam Headline Berita Ini. Hasil modeling guncangan sumber gempa Sesar Magkalihat tidak terdampak signifikan di IKN,” cuit Daryono.
Daryono menegaskan, bahwa hasil permodelan gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7,0 itu mencangkup wilayah semenanjung mangkalihat.
Pihaknya telah membuat permodelan bahwa dampak dari keberadaan Sesar Mangkalihat tidak signifikan di zona IKN.
“Itu di semenjung magkalihat kak sudah kami modelkan tdk signifikan di IKN zone,” tulisnya.
Sementara itu, ada warganet yang meminta Daryono menampilkan peta kegempaan dalam 50 tahun terakhir untuk memastikan kebenaran ini.
“Monggo mas, IKN nyaris tidak ada pusat gempa,” jawab Daryono sambil melampirkan gambar peta seismisitas di Kalimantan.
Sementara itu, Daryono juga menanggapi komentar seseorang yang bertanya tentang keberadaan Sesar Mangkalihat di Kalimantan yang diduga menjadi penyebab potensi gempa di IKN.
Menurut Daryono, hasil modeling gempa dengan Sesar Mangkalihat tidak terlalu memberikan dampak di IKN.
Apalagi dengan fakta bahwa jarak dari semenanjung Mangkalihat ke IKN cukup jauh, pada kisaran 180km.
“Ini kan Semenanjung Mangkalihat kak bukan IKN, Mangkalihat ke IKN itu sekitar 180 km, dan hasil modeling gempa mangkalihat tidak tll berdampak di IKN,” tegas Daryono.***