AYOJAKARTA.COM - Nama Sesar Garsela belakangan ini banyak diperbincangkan setelah gempa dengan magnitudo M4.0 mengguncang wilayah Bandung (28/1/2023).
Bahkan dari catatan gempa bumi yang didapatkan dari BMKG, selama Januari ini telah terjadi gempa sebanyak 8 kali.
Hal ini diungkapkan oleh Teguh Rahayu yang merupakan Kepala BMKG Bandung, dikutip ayojakarta.com pada (30/01/23) dari laman ayobandung.com dengan judul artikel "Mana Saja Wilayah Sesar Garsela? Waspada! Selama Januari 2023 Sudah Catat 8 Kali Gempa".
"Sejak awal Januari 2023 ini, terjadi sedikitnya 8 kali gempa di sekitar Sesar Garsela, dengan magnitudo terbesar 3,6 dan terkecil 1,3," ungkap Teguh.
Teguh menambahkan bahwa akhir-akhir ini sesar Garsela memang sering menunjukkan aktivitas guncangnya.
Namun aktivitas sesar Garsela ini kecil, tidak seperti Sesar Cugenang yang menimbulkan gempa merusak pada November tahun lalu.
Menurut Teguh hal ini bisa dibilang lebih stabil daripada sesar yang jarang lepas energi.
Baca Juga: Jonathan Alden Konfirmasi Hubungannya dengan Awkarin, Alden : Yah Keliatan Juga..
Namun meski begitu, dalam sebuah kajian geofisika yang dikeluarkan oleh BMKG wilayah Bandung dengan judul "Sebaran Episenter Gempa Bumi Wilayah Jawa Barat", terdapat beberapa informasi terkait aktivitas sesar Garsela ini.
Seperti gempa-gempa kecil yang terjadi pada tahun 2015, selain itu terdapat pula gempa bumi merusak yang terjadi pada tanggal 18 Juli 2017 dengan M 3.7 yang menimbulkan kerusakan di sekitar wilayah Kamojang, Garut.
Beberapa catatan lainnya juga dituliskan dalam artikel yang dimuat dalam laman ayosemarang.com dengan judul "Sepak Terjang Sesar Garsela Sebabkan Gempa Bumi di Jawa Barat Sejak 2008, Seberapa Berbahaya?", beberapa gempa tersebut antara lain:
- Tanggal 1 November 2020, gempa mengguncang Bandung dan Garut dengan Magnitudo 4,0.
- Tanggal 1 Desember 2021 berkekuatan M 3,7
- Tanggal 4 Desember 2021 dengan Magnitudo 2,9
- Tanggal 7 Desember 2021 dengan M 2,8
- Awal tahun 2022 tepatnya 19 April 2022 mencapai Magnitudo 3,4
- Terakhir, 28 April 2022 jam 22.04 WIB berkekuatan M 2,3.
Meski beberapa gempa tidak menimbulkan kerusakan, namun masyarakat diminta untuk waspada dan terus memantau berita terbaru dari BMKG agar tidak termakan hoax dan menyesatkan.***