AYOJAKARTA.COM - Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya buka suara soal kasus perjokian yang ditemukan pada rekrutmen BUMN Batch 2.
Erick Thohir mengambil tindakan tegas dengan memblacklist pihak-pihak yang menggunakan joki dalam rekrutmen tersebut.
Hal ini disampaikan melalui akun Instagram @fhci.BUMN pada Kamis 19 Januari 2023.
Untuk diketahui, setelah diselidiki ditemukan 39 nama yang terlibat dalam kecurangan pada rekrutmen BUMN Batch 2.
Baca Juga: Kabar Gembira CPNS 2023 Segera Dibuka! Siapkan Dirimu Penuhi Syarat Seleksi, Cek Infonya di Sini
Sebanyak 39 nama tersebut nantinya akan diblacklist yang artinya tak akan bisa lagi menjadi karyawan BUMN.
Lantas seperti apa kasus ini sebenarnya?
Simak selengkapnya seperti dikutip ayojakarta.com dari ayobogor.com pada Jumat (20/1/2023) dengan judul 39 Nama Terlibat Joki Rekrutmen BUMN Batch 2, Erick Thohir Lansung Blacklist Tak Bisa Lagi Jadi Karyawan BUMN.
“Seluruh peserta BUMN Batch 2 yang terlibat di dalam kasus perjokian rekrutmen bersama BUMN akan di-blacklist!” tegas Erick Thohir yang dikutip dari unggahan resmi Instagram milik FHCI BUMN yaitu @fhci.bumn.
Baca Juga: Pengamat Sepak Bola Ungkap Tujuan Tersembunyi Majunya Erick Thohir Menjadi Calon Ketua Umum PSSI
Sebelumnya, di Twitter sempat ramai menjadi perbincangan mengenai pengerjaan tes rekrutmen BUMN Batch 2 yang menggunakan joki.
Salah satu akun twitter @momogimatch telah mengungkapkan bahwa ada sebuah lembaga bimbingan belajar yang membantu peserta BUMN Batch 2 untuk mengerjakan tes bahasa Inggris.
Untuk mengatasi masalah tersebut Erick Thohir telah meminta Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi untuk melakukan investigasi mengenai masalah kecurangan pada tes BUMN tersebut.
Dia juga meminta apabila tindakan tersebut melanggar hukum, maka jangan ragu untuk melapor ke penegak hukum dan jika terbukti bersalah maka yang bersangkutan akan di-blacklist dari BUMN.
Tedi Bharata selaku Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN telah mengaku bahwa pihaknya telah berhasil melakukan penyelidikan dan menemukan sebanyak 39 nama yang terlibat di dalam kecurangan pada rekrutmen BUMN Batch 2.
“Berdasarkan penyelidikan, pihak kami telah mengidentifikasi terdapat 39 nama yang telah tergabung di dalam grup tersebut, otomatis nama-nama yang ada di grup tersebut akan digugurkan pada tes rekrutmen BUMN Batch 2,” ujar Tedi Bharata yang dikutip dari unggahan resmi Instagram FHCI BUMN.
“Tidak hanya digugurkan tetapi juga akan di-blacklist agar kedepannya tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian dari program yang dilakukan oleh Kementerian BUMN dan BUMN,” tambah Tedi Bharata.
Perlu diketahui, bahwa online tes yang diadakan oleh BUMN memiliki sistem proctoring atau terdapat pengawas yang dapat mendeteksi kecurangan secara otomatis pada saat pengerjaan tes.
Misalnya seperti pada deteksi multiface, melakukan tangkapan layar, menggunakan multi-tab, hingga gerak-gerik peserta yang terlihat mencurigakan.
Peserta tes BUMN yang terdeteksi melakukan kecurangan, termasuk melakukan joki akan langsung digugurkan oleh sistem.
Erick Thohir dan panitia FHCI BUMN mengharapkan agar para peserta untuk terus memegang teguh integritas serta menjalankan nilai-nilai AKHLAK selama menjalankan proses tes rekrutmen BUMN.
Demikian informasi mengenai 39 nama yang melakukan kecurangan atau joki pada tes rekrutmen BUMN Batch 2 beserta tanggapan dari Erick Thohir selaku Menteri BUMN.***(AyoBogor.com/Diajeng Gentalia Rifani)