News

Kepuasan Publik Terhadap Kepolisian Menurut Drastis, Mahfud MD: Ferdy Sambo itu Merusak Seluruhnya

Oleh: Linda Wati Rabu 18 Jan 2023, 08:21 WIB
Kepuasan Publik Terhadap Kepolisian Menurut Drastis, Mahfud MD: Ferdy Sambo itu Merusak Seluruhnya

AYOJAKARTA.COM - Kepuasan publik terhadap Kepolisian belakangan ini memang menjadi persoalan utama bagi penegak hukum.

Mahfud MD selaku Menko Pokhukam juga turut memberi tanggapan terkait kepuasan publik terhadap Kepolisian.

Kendati demikian, Mahfud MD juga menyampaikan bahwa Kepolisian juga memiliki orang-orang baik di dalamnya.

Baca Juga: Mahfud MD Dengar Ada Pesanan Hukuman Untuk Ferdy Sambo Agar Tidak Dihukum Mati

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada Rabu, 18 Januari 2023 berikut ulasannya.

Meski publik menyayangkan banyaknya kasus yang melibatkan instansi Kepolisian, Mahfud MD juga menilai bahwa tidak semua anggota Polisi itu jahat.

Kasus yang membuat citra baik Polisi tercoreng antara lain kasus narkoba Teddy Minahasa, oknum Polisi yang menikahi adik istrinya secara diam-diam, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Jelang Sidang Tuntutan, Mahfud MD Yakin Bharada E Dapat Hukuman Ringan: Karena Dia Skenario Sambo Terbongkar

“Ya ada yang kaya gitu, tapi yang baik juga ada kan, yang mendirikan rumah yatim, yang gajinya setiap hari serahkan ke Madrasah itu saya lihat, ada loh,” ujarnya.

Tetapi tak bisa dipungkiri bahwa kasus Ferdy Sambo ini membuat kepercayaan masyarakat menjadi turun drastis.

Oleh karena itu, Menko Polhukam ini menilai bahwa Ferdy Sambo ini merusak citra baik Kepolisian.

Baca Juga: Richard Eliezer Sebagai Justice Collaborator Bisa Bebas dari Hukuman? Prediksi Mahfud MD: Dia Layak, tapi..

“Sambo ini merusak seluruhnya, padahal Polisi itu baik kita seneng aman, kita bisa tidur, bisa bepergian malam-malam kan kalau di kampung-kampung,” terangnya.

Menko Polhukam menyebut bahwa dari 88 tingkat kepuasan terhadap Polisi turun menjadi 28, dan setelah Ferdy Sambo mengaku naik menjadi 52.

Citra Kepolisian turun semenjak banyaknya kasus-kasus yang melibatkan nama instansi Kepolisan.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Secara Teori Bharada E Bisa Bebas dari Jerat Hukum, Kok Bisa? Simak Alasan Lengkapnya di Sini!

Meski diketahui bahwa dulu Kepolisian sempat memberikan kontribusi terbesar bagi kepuasan publik.

“Padahal dulu Polri itu memberi kontribusi yang terbesar  bagi kepuasan publik terhadap pemerintah karena pemerintah itu pada bulan Februari tahun 2022 tingkat kepuasan publiknya itu 76, pemerintahan Polri itu ada diatas itu jadi dia lebih tinggi,” ujar Mahfud MD.***

Reporter Linda Wati
Editor Desi Kris