News

Prediksi Hard Gumay tentang Tsunami Kecil di Wilayah Sulawesi, Apakah yang Dimaksud adalah Kota Berikut Ini?

Oleh: Karseno AJ Jumat 13 Jan 2023, 14:05 WIB
Hard Gumay sempat meramal tentang adanya bencana di Indonesia, salah satunya tsunami.

AYOJAKARTA.COM – Dalam sebuah acara siniar bersama Densu, anak indigo Hard Gumay sempat meramal tentang adanya bencana di Indonesia.

Sebagai peramal yang juga berstatus sebagai salah satu Komponen Cadangan atau Komcad TNI, Hard Gumay menyinggung tentang gelombang air yang tinggi.

“Tahun 2023 itu sehubungan dengan air laut,” jelas Hard Gumay ketika membacakan prediksi adanya bencana di tahun ini, dikutip dari YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Jumat, 13 Januari 2023.

Lebih lanjut, Hard Gumay juga menyebut tentang adanya gelombang laut besar yang terjadi di dua kota besar dan satu kota kecil di Sulawesi.

“Ombak besar sampai tsunami, nggak?” Denny Sumargo mencoba untuk memastikan apa yang dilihat Hard Gumay.

Baca Juga: Ramalan 2023: Hard Gumay Sebut Sosok Artis R yang Bakal Berpisah, Bocorannya di Sini!

“Tsunami kecil,” jawab Hard Gumay seraya kembali meneruskan penerawangannya dengan kedua tangan terlihat tak berhenti bergerak.

Sehubungan dengan ramalan Hard Gumay yang menyebut pulau Sulawesi sebagai lokasi terjadinya bencana tsunami kecil pada tahun ini, pada 24 September 2021 silam, dalam sebuah acara terkait pentingnya mitigasi bencana, BMKG menyampaikan daerah di Sulawesi yang merupakan rawan gempa.

Dalam paparannya tersebut, BMKG menyebut selain Donggala, Toli-Toli juga termasuk sebagai daerah yang rawan bencana serta tsunami di Sulawesi.

Hal tersebut karena wilayah Kabupaten Toli-Toli yang merupakan wilayah Sulawesi Tengah, berdekatan dengan zona Megathrust di utara Sulawesi.

Baca Juga: Revaldo 3 Kali Ditangkap Polisi, Ramalan Hard Gumay Soal Aktor Inisial R Tersandung Kasus Hukum Lagi Terbukti?

Sehubungan dengan kondisi tersebut, BMKG mengingatkan potensi gempa serta tsunami menjadi wajib diwaspadai karena bisa terjadi kapan saja.

Dalam pembahasan tersebut, BMKG juga memaparkan sejumlah data aktivitas seismik yang terjadi selama rentang tahun 1820 hingga 2021.

Berdasarkan catatan BMKG, sepanjang tahun 1820 hingga Juni 2021 sudah tercatat sebanyak 507 kali gempa bumi.

Selain itu, BMKG juga mencatat sebanyak 256 kali tsunami yang merusak di sepanjang kepulauan Indonesia.

Selain karena dorongan lempeng laut Filipina dan pemekaran laut Banda, tingginya intensitas gempa di Sulawesi juga akibat adanya lintasan megathrust di bagian utara Sulawesi.

Baca Juga: Nah! Revaldo 3 Kali Ditangkap Gegara Kasus Narkoba, Lagi-lagi Ramalan Hard Gumay Soal Artis Inisial R Terbukti

Dalam pertemuan saat itu, Dr. Daryono, S.Si., M.Si selaku ketua bidang Informasi Gempabumi dan Tsunami BMKG sempat memberikan pernyataan.

“Kalau kita melihat sejarah gempanya, pada tahun 1904 pernah terjadi gempa berkekuatan 6,0 persis di lepas pantai Toli-Toli, dan menyebabkan tsunami kecil,” ujarnya, dikutip dari YouTube swatvnews id, Jumat, 13 Januari 2023.

Guna meminimalkan dampak, Daryono juga mengingatkan akan pentingnya mitigasi sebagai langkah dan upaya nyata.***

Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana