News

Momen Kuat Maruf Curhat Berkata Jujur tapi Disebut Bohong: Kadang-Kadang Saya Enek

Oleh: Nisrina Harum Lestari Kamis 12 Jan 2023, 14:14 WIB
Momen Kuat Maruf Curhat Berkata Jujur tapi Disebut Bohong: Kadang-Kadang Saya Enek

AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J kembali dihadiri oleh Kuat Maruf dengan agenda pemeriksaan sebagai terdakwa.

Persidangan Kuat Maruf kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (9/1/2023).

Dalam persidangan, Kuat Maruf menjelaskan soal dirinya menangis ketika ditelepon oleh Ferdy Sambo.

Baca Juga: Ferdy Sambo Kian Terpojok, Kuat Maruf dan Richard Eliezer Beri Pengakuan Sama Soal FS Ikut Menembak, tapi..

Bahkan, Kuat Maruf juga curhat tentang dirinya yang berkata jujur tapi disebut berbohong.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, awalnya hakim persidangan menanyakan terkait kapan Kuat mendatangi kantor Bareskrim.

“Saya datang ke kantor Bareskrim,” kata Kuat Maruf.

Baca Juga: Kuat Maruf Full Senyum Saat Dicecar Jaksa Soal Hadiah Rp500 Juta dari Ferdy Sambo, Begini Tanggapannya

“Tanggal berapa itu?” tanya hakim.

“Waktu jadi tersangka kalau engga tanggal 8 tanggal 9 saya lupa. Jadi saya belum pernah ditangkap,” jawab Kuat.

Hakim pun kemudian menanyakan perihal mengapa Kuat datang ke kantor Bareskrim.

Baca Juga: Ditanya Hakim Alasan Ajak Kuat Maruf Berduaan ke Ruang Privasi di Lantai 3, Begini Pengakuan Putri Candrawathi

Kuat pun menyampaikan jika dirinya mendapat panggilan ke sana.

Kepada hakim, Kuat menceritakan apa saja yang ia lakukan selama berada di Bareskrim.

Kemudian, Kuat mengatakan jika saat di Bareskrim Ferdy Sambo menelponnya melalui tim penyidik yang memeriksanya.

Baca Juga: Terbukti Berduaan Dengan Kuat Maruf, Ekspresi Panik Putri Candrawathi Saat Rekaman CCTV Diputar Jadi Sorotan

“Saya datang terus diperiksa, saya masih berbohong. Terus pak Ferdy Sambo nelpon ke penyidik saya, kata dia Wat ini bapak mau ngomong,” katanya.

Kuat menceritakan percakapan yang terjadi antara dirinya dengan Ferdy Sambo saat ditelepon.

Disampaikan oleh Kuat jika Ferdy Sambo memintanya untuk menceritakan semua kejadian yang ada.

Baca Juga: Terpopuler! Jadi Orang Terakhir yang Bongkar Skenario Ferdy Sambo, Begini Pengakuan Kuat Maruf

Bahkan, Kuat mengaku dirinya menangis kala berbicara dengan Ferdy Sambo.

Alasan Kuat menangis saat menerima telepon dari Ferdy Sambo lantaran sang majikan memintanya untuk siap dipenjara.

“Baru saya angkat terus bapak ngomong ke saya, udah Wat ceritain aja semuanya bohong-bohong itu cape Wat udah ceritain semuanya kamu siap ya Wat ya, saya bilang siap apa pak, dipenjara kata bapak gitu,” cerita Kuat.

Baca Juga: Ditanya Hakim Kenapa Naik Lift Bareng Kuat Maruf di Rumah Saguling, Putri Candrawathi Beri Jawaban Konyol Ini

“Saya nangis waktu itu, udah lagian kamu juga apa-apa engga mau cerita sama saya, kamu di Magelang juga engga cerita sama saya, saya engga jawab nangis aja waktu itu, bapak engga nanya gimana saya mau cerita dalam hati saya kan gitu pak,” sambung Kuat.

“Tapi kan dibilang kamu siap untuk dipenjara, dibilang gitu kan sama Ferdy Sambo?” tanya hakim.

“Iya, bodo amat lah jangan ditutupin buka aja semuanya kata pak Sambo gitu. Kamu siap kan dipenjara Wat yah kata bapak gitu,” balas Kuat.

Baca Juga: Terpopuler! Pantas Loyal dan Membela Ferdy Sambo, Ternyata Kuat Maruf Diberi THR Melebihi Gaji PNS

Hakim kemudian kembali bertanya maksud dari ‘buka’ yang diucapkan oleh Kuat.

Kuat menjelaskan jika maksud dari ‘buka’ yang ia ucapkan adalah menceritakan yang sebenarnya terjadi.

“Nah terus kalau saudara mengatakan buka aja semuanya, apa yang dibuka?” tanya hakim.

Baca Juga: CCTV Bongkar Kelakuan Putri Candrawathi yang Ajak Kuat Maruf ke Lantai Tiga, Apakah yang Mereka Lakukan?

“Yang ini yang udah bener yang mulia. Mungkin kan dulu bohong-bohong,” jawab Kuat.

“Dulu yang saudara bohong apa aja?” tanya lagi hakim.

“Yang tengkurep aja itu yang tiarap itu di balkon,” jawab Kuat.

Baca Juga: Ada-ada Saja! Gara-gara Ucapan Ferdy Sambo Ini, Kuat Maruf Menangis tapi Pengunjung Sidang Malah Tertawa

“Cuma itu saja? Yang lain?” tanya hakim.

“Yang lain saya bener. Cuma karena awalnya berbohong jadi sekarang saya ngomong bener aja orang anggapnya bohong. Kadang-kadang saya enek gitu loh yang mulia,” jelas Kuat.

Kuat pun mengaku jika hal tersebut yang membuat dirinya berat.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris