News

Sampai Enek! Kuat Ma'ruf Merasa Kesal karena Dicap Sebagai Pembohong: Itu Bukan Keinginan Saya!

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Selasa 10 Jan 2023, 08:32 WIB
Sampai Enek! Kuat Ma'ruf Merasa Kesal karena Dicap Sebagai Pembohong: Itu Bukan Keinginan Saya!

AYOJAKARTA.COM - Sosok Kuat Ma’ruf kembali menarik perhatian publik di tengah sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Pasalnya, Kuat Ma’ruf merasa kesal karena orang-orang selalu menilainya sebagai seorang pembohong dalam setiap keterangannya.

Hal ini ia ungkapkan pada sidang lanjutan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/1/2023).

Awalnya, Hakim Ketua bertanya kepada Kuat Ma’ruf tentang Ferdy Sambo yang disebut-sebut pernah bertanya kepada Kuat Ma’ruf apakah dirinya siap dipenjara.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPAS TV, Kuat mengungkapkan perasaan sedihnya kala itu ketika mendapat pertanyaan dari Hakim Wahyu.

Baca Juga: Ngakak! Kuat Ma'ruf Tak Berharap dapat Uang Rp500 Juta, Anggap Ferdy Sambo Hanya Bercanda

Ia bahkan mengatakan bahwa dirinya sempat menangis ketika Ferdy Sambo bertanya kesiapannya untuk dipenjara.

“Dipenjara siapa yang mau Pak lah. Saya nangis pada saat itu,” ujar Kuat Ma’ruf.

“Iya. Udah jangan ditutupin, buka aja semuanya kata Pak Sambo gitu. ‘Kamu siap dipenjara kan yah,” jelasnya.

Mendengar hal tersebut, Hakim kemudian bertanya kepada Kuat Ma’ruf arti dari kalimat ‘buka aja semuanya’ yang mengindikasikan bahwa sebelumnya ada kebohongan yang ditutup-tutupin.

“Ini udah yang bener Yang Mulia. Kalo mungkin dulu kan bohong-bohong itu,” kata Kuat Ma’ruf.

Baca Juga: Ditanya Hakim Soal Kuat Maruf Kejar Yosua Bawa Pisau, Terungkap Begini Pengakuan Richard Eliezer

Selanjutnya, Hakim Ketua kemudian bertanya kepada Kuat Ma’ruf tentang kebohongan apa saja yang telah dilakukan oleh mantan sopir Sambo tersebut.

“Yang tengkurep aja itu tiarap di balkon. Yang lain saya bener,” ujar Kuat.

Kuat kemudian menyampaikan perasaannya, bahwa dirinya merasa kesal ketika orang-orang selalu menganggap dirinya berbohong.

Ia merasa bahwa orang lain selalu menganggap dirinya menyampaikan kebohongan, walaupun itu sebenarnya adalah hal yang benar.

Bahkan, Kuat mengatakan bahwa dirinya merasa ‘enek’ atas tudingan yang selalu mengecap dirinya pembohong.

Baca Juga: Mengejutkan! Yosua Sempat Hadir di Persidangan untuk Bantu Richard Eliezer Ungkap Fakta Pembunuhan

“Cuma karena awalnya berbohong, sekarang saya ngomong bener aja orang nganggapnya bohong,” curhat Kuat.

“Kadang-kadang saya enek itu Yang Mulia,” katanya dengan sedikit emosi.

Hakim kemudian mengatakan bahwa apa yang terjadi kepada Kuat Ma’ruf disebabkan karena dirinya memang sudah melakukan kebohongan sejak awal.

Kuat Ma’ruf pun setuju atas yang dikatakan oleh hakim, tetapi dirinya berdalih bahwa itu bukanlah keinginannya.

“Itu dia yang bikin saya berat gitu loh. Saya juga ngga kepengin awalnya berbohong, bukan keinginan saya,” tutur Kuat Ma’ruf dengan rasa menyesal. ***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Rohmana Kurniandari