AYOJAKARTA.COM - Albert Aries seorang Ahli Hukum Pidana menjadi salah satu orang yang rela tidak dibayar untuk memberi kesaksian Richard Eliezer atau Bharada E.
Dalam salah satu acara di stasiun Televisi, Albert Aries hadir bersama Pengacara terdakwa Richard Eliezer, Ferdy Sambo, Ricky Rizal dan Ahli Ferdy Sambo.
Albert Aries memiliki sudut pandang atau pendapat yang berbeda terkait perencanaan pembunuhan dengan seniornya, Elwi Danil Ahli saksi Ferdy Sambo.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTv pada Senin, 9 Januari 2023 berikut ulasannya.
Menurut Elwi Danil, unsur pembunuhan berencana setidaknya ada tiga aspek.
Yang pertama soal suasana tenang dalam aspek kejiwaan.
Baca Juga: Bikin Kagum! Ini Deretan Sikap Albert Aries Saksi Ahli Richard Eliezer yang Banjir Pujian Netizen
“Yang pertama adalah pada ketika kehendak itu timbul, kehendak itu timbul dalam suasana tenang,” ujarnya.
Kedua adalah soal rentang waktu dari si pelaku untuk dapat memikirkan kembali terkait apa yang direncanakan.
“Kedua ada rentang waktu tentang timbulnya perencanaan itu dengan pelaksanaan perencanaan, timbulnya kehendak itu dengan pelaksanaan kehendak, rentang waktu itu boleh panjang boleh pendek,” kata Elwi.
“Akan tetapi yang paling penting adalah dalam rentang waktu itu ada ketenangan dari si pelaku untuk memikirkan atau menarik kembali perbuatannya,” tambahnya.
Dan yang terakhir adalah waktu pada saat eksekusi pelaku juga harus dalam keadaan tenang.
“Kemudian yang ketiga pada waktu melaksanakan kehendak itu pada waktu dieksekusi itu juga harus dalam suasana tenang,” ujarnya.
Namun menurut Albert Aries, unsur perencanaan itu tidak hanya soal ketenangan.
Menurutnya, si pelaku pembunuhan ini secara sadar mengerti akibat dari apa yang direncanakan sambil mempertimbangkan rencananya.
“Yang kedua mengenai perencanaan mohon izin Prof kalau berbeda pandangan sedikit dengan senior saya ini, jadi kalau perencanaan itu konteksnya bukan soal tenang untuk membunuh atau tidak,” ujarnya.
“Dalam bahasa Psikologi itu bukan soal calmness tapi ini memang keadaan jiwa dimana pelaku pembunuhan berencana ini memang dia bisa mengerti arti dan makna dari akibat yang direncanakan sambil dia bisa memikirkan dan mempertimbangkan ulang rencananya,” tambahnya.
Melihat perdebatan tersebut, warganet menilai bahwa Ahli yang memberikan kesaksian untuk Bharada E memiliki sikap sopan santun yang baik.
“Salut banget buat Mas Albert, muda, cerdas, dan sangat santun,” tulis @bikbra******51 dalam kolom komentar.***