News

Keyakinan Bharada E Lihat Sambo dan Putri Berbisik Soal CCTV dan Sarung Tangan Jelang Eksekusi Brigadir J

Oleh: Sulistiyaningsih Minggu 08 Jan 2023, 21:42 WIB
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Richard Eliezer bersiap menjalani sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (31/10/2022).

AYOJAKARTA.COM – Terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E meyakini bahwa dirinya melihat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi berbisik menjelang eksekusi  mati Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dikatakan dalam sidang, Bharada E dengar lirihan percakapan majikannya itu.

Ketika diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 5 Januari 2023, Bharada E meyakinkan kepada jaksa bahwa Sambo dan Putri sempat berbisik soal CCTV dan sarung tangan.

Sebelumnya Jaksa Sugeng Hariadi menanyakan tentang terdakwa Ricky Rizal saat memanggil dirinya.

Baca Juga: Jelang Sidang Tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Richard Eliezer Punya Peluang Bebas Hukuman Berat?

“Pastikan, ada waktu saudara dipanggil oleh saudara Ricky, pada waktu itu saudara melihat Ricky dengan kata-kata apa?” tanya Jaksa Sugeng seperti dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan YouTube MetroTV, Ahad, 8 Januari 2023.

“Pada saat itu Bang Ricky merapat ke saya, cuma bilang ‘Cad, dipanggil bapak ke lantai tiga’,” jawab Richard Eliezer.

Bharada E menambahkan pada saat memanggil Ricky Rizal tidak bernada tegas tetapi bisik-bisik mendekatkan mulutnya ke telinganya.

Saat ditanya jaksa terkait gestur dari Ricky Rizal saat memanggil, Richard Eliezer menjawab bahwa pada saat itu Ricky terlihat agak pucat dan terlihat panik.

Baca Juga: Bukannya Melarikan Diri saat Ferdy Sambo Perintahkan Tembak Yosua, Richard Eliezer Malah Lakukan Ritual Ini

Tak hanya itu saja, Jaksa Sugeng menanyakan ketajaman telinga dari Bharada E tentang dirinya mendengar Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo berbicara terkait CCTV dan sarung tangan.

Richard Eliezer menjelaskan bahwa Putri Candrawathi ikut dalam pembuatan skenario penembakan terhadap Brigadir Yosua.

Yakni dengan membahas CCTV dan sarung tangan hitam yang dipakai oleh Ferdy Sambo untuk eksekusi mantan ajudannya.

Jaksa Sugeng Hariadi menegaskan Richard Eliezer untuk memastikan apakah benar mendengar atau samar-samar mendengar saja.

Ia pun menjelaskan bahwa walaupun suara Putri Candrawathi pelan tetapi masih bisa mendengarnya karena jaraknya dekat.

Baca Juga: Tak Mempan Dijebak Pertanyaan Oleh JPU, Begini Respon Cerdas Richard Eliezer Saat Jawab Soal Sarung Tangan!

“Jadi pada saat itu Ibu Putri suaranya agak pelan Bapak, masih bisa mendengar Bapak karena jarak dekat,” jelas Richard Eliezer.

“Pada saat itu Ibu Putri sempat menanyakan tentang pertama CCTV Bapak, setelah itu sarung tangan,” lanjutnya.

Richard Eliezer memastikan bahwa telinganya masih berfungsi dengan jelas walaupun Putri Candrawathi berbicara pelan tetapi jaraknya dekat sehingga masih bisa mendengarnya.

“Pastikan itu. Tegas saudara mendengar?” tegas Jaksa Sugeng Hariadi kepada Richard Eliezer untuk memastikan keterangan yang dibuatnya.

“Saya dengar Bapak,” ujar Bharada E.

Richard Eliezer tetap konsisten memberikan keterangannya bahwa ia mendengar Putri Candrawathi berbicara dengan Ferdy Sambo terkait CCTV dan sarung tangan sebelum eksekusi Yosua.***

 
Reporter Sulistiyaningsih
Editor Tedi Rukmana