AYOJAKARTA.COM---Mengawali bulan pertama di tahun 2023 dengan perayaan tahun baru Imlek yang tepatnya akan jatuh pada 22 Januari 2023.
Meskipun setiap tahun semua orang, terutama dari kalangan etnis Tionghoa merayakan tahun baru Imlek dan membagikan peruntungan tiap tahun, bagaimana dengan sejarahnya? Apa saja fakta yang menarik dari perayaan tahun baru Imlek?.
Dikutip oleh ayojakarta.com dari chinahighlights.com dan student-activity.binus.ac.id yang bersumber dari tionghoa.info, pada 8 Januari 2023, terungkap bahwa tahun baru Imlek pada 2023 adalah tahun baru Imlek ke 2574 yang mana tahun ini merupakan tahun kelinci air.
Kelinci menurut masyarakat Tionghoa merupakan simbol dari perdamaian, panjang umur, dan kemakmuran. Maka, tidak salah jika banyak yang berpendapat bahwa tahun kelinci merupakan tahun harapan.
Baca Juga: Kenali 7 Kuliner Penuh Gizi Khas Perayaan Imlek, Penuh Makna Filosofis yang Terkandung di Dalamnya
Dikutip dari chinahighlights.com, tahun kelinci air cocok dengan orang bershio babi, kambing, dan anjing.
Lalu, apa saja 5 fakta unik terkait tahun baru Imlek? Cek daftar berikut ini!
1. Berawal dari Makhluk Pemakan Manusia
Nian, merupakan monster raksasa pemakan manusia yang muncul di akhir musim dingin untuk menebarkan teror, memakan ternak, dan merusak. Hal ini membuat para penduduk menaruh makanan di depan rumah untuk menghalangi Nian masuk dan memakan hasil panen dan ternak.
Baca Juga: Ucapan Imlek 2023, Sambut Tahun Baru China Bagikan ke Teman yang Merayakan, Bukan Gong Xi Fa Cai
Hingga, Nian diketahui takut akan suara bising dan warna merah, membuat para warga menyalakan kembang api dan akhirnya jadilah perayaan Imlek yang disebut tradisi Gou Nian, yang berarti menyambut tahun baru, dan secara harfiah berarti “mengusir Nian.”
2.Sempat Dilarang Merayakan di Indonesia
Faktanya, etnis Tionghoa sempat dilarang untuk merayakan tahun baru Imlek lebih dari 30 tahun. Hal ini berdasarkan Inpres Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama Kepercayaan dan Adat Istiadat China.
Lebih dari 30 tahun tidak terdapat perayaan tahun baru Imlek di Indonesia dikarenakan Instruksi Presiden Soeharto tersebut, hingga Inpres tersebut dicabut oleh Gus Dur atau Presiden Abdurrahman Wahid.
Presiden Gus Dur mengeluarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2000 yang berhasil mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967 yang dikeluarkan Presiden Soeharto.
Hingga akhirnya pada masa Presiden Megawati menjadikan tahun baru Imlek sebagai hari libur nasional melalui Keppres Nomor 19 Tahun 2002.
Baca Juga: Kamu Wajib Tahu, Ini Asal Usul Imlek Tahun Baru China
3. Tradisi Saat Tahun Baru Imlek
Tidak hanya kembang api atau petasan dan berbagai macam tontonan, tetapi juga dimulai dengan mengecat rumah hingga memasang hiasan berisikan harapan, berupa kekayaan, kemakmuran, kedamaian, hingga panjang umur.
4.Waktu Perayaan Tahun Baru Imlek
Faktanya perayaan Tahun Baru Imlek dimulai sehari sebelum Imlek hingga sehari sesudah Imlek. Dimulai sehari sebelum tahun baru dimana jamuan keluarga diadakan, dimana semua keluarga berkumpul dan makan malam bersama.
Dan di pagi hari setelah tahun baru imlek terdapat acara bersalaman dan pembagian angpao kepada keluarga.
5.Perayaan Cap Go Meh
Faktanya, Tahun Baru Imlek selesai 15 hari kemudian setelah tahun baru Imlek dan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh.
Cap Go Meh berarti adalah perayaan lentera yang dipasang berwarna-warni.
Mengenali budaya baru memang menarik, faktanya, setiap negara memiliki ciri khas masing-masing dalam perayaan tahun baru Imlek, karena etnis Tionghoa yang sudah menyebar ke berbagai negara.
Dan setiap tahun baru Imlek, mereka akan kembali, berkumpul bersama atau dalam budaya tahunan Indonesia disebut mudik.***