News

Mengejutkan! Perkataan Richard Eliezer Ini yang Bisa Buktikan Putri Candrawathi Terlibat Pembunuhan

Oleh: Fany Susan Anggraini Jumat 06 Jan 2023, 18:32 WIB
Mengejutkan! Perkataan Richard Eliezer Ini yang Bisa Buktikan Putri Candrawathi Terlibat Pembunuhan

AYOJAKARTA.COM – Jaksa kembali menanyakan terkait keterangan Richard Eliezer yag membawa senjata ke lokasi pembunuhan Yosua.

Eliezer pun mengungkapkan bahwa ia menerima perintah dari Putri Candrawathi untuk membawa senjata api jenis Steyr ke lantai tiga rumah Saguling Jumat (8/7/2022).

Perkataan Richard Eliezer yang demikian akan semakin memperkuat bukti bahwa Putri Candrawathi juga terlibat dalam pembunuhan.

Baca Juga: Uang 100 Triliun di Rekening Yosua Bisa Ungkap Motif Ferdy Sambo, Benarkah Ada Pencucian Uang?

Bahkan saat meletakkan senjata api Steyr di lemari kamar, Eliezer mengaku didampingi oleh Putri Candrawathi.

Eliezer menguak bahwa momen tersebut terjadi sesaat sebelum dirinya menerima perintah menembak Yosua.

Dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV, pernyataan Eliezer ini terungkap usai jaksa bertanya padanya siapa yang menyuruhnya membawa senjata Steyr ke lantai 3 rumah Saguling.

Dalam keterangannya, Eliezer menyebut Putri Candrawati yang memerintahkannya membawa dan menyimpan senjata setir di lemari dalam kamar.

Baca Juga: Terungkap! Ferdy Sambo Sebut Pelecehan Itu Hanya Skenario: Setengah Jam Nyusun Skenario!

Bahkan, jaksa juga menanyakan secara detail bagaimana pembicaraan Putri saat memerintah Eliezer.

“Dek, nanti senjatanya dibawa ke atas ya senjatanya dibawakan itu ke lantai 3” ucap Eliezer menirukan perintah Putri

Polisi berpangkat Bharada tersebut juga mengungkap bahwa Putri memberi perintah tersebut saat berada di mobil dalam perjalanan ke rumah Saguling.

Sebelumnya, ketika Eliezer diperiksa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memintanya untuk menjelaskan secara detail skenario Sambo.

Baca Juga: Psikolog Anak Soroti Ria Ricis yang Ajak Anak Usia 5 Bulan Naik Jetski, Khawatirkan Hal Ini: Dia Butuh Bantuan

Eliezer mengaku bahwa pada saat itu dirinya dalam hati tidak setuju, meskipun pada akhirnya menuruti perintah Sambo.

Richard Eliezer juga mengakui dirinya menembak Yosua sebanyak tiga hingga empat kali, usai Sambo memerintahnya untuk menembak.

Namun, dirinya menyebut bahwa Ferdy Sambo ikut maju dengan senjata api dan bersigap menembak Yosua juga.

Pada saat Sambo menembak Yosua, Eliezer menyebut jarak tembaknya sangat dekat dengan target.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Jinan Vania Barizky