News

4 Zona Sesar Aktif Papua dan Sesar Tarera Aiduna Penyebab Gempa Bumi 5,0 SR di Kaimana Papua

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Rabu 04 Jan 2023, 07:10 WIB
4 Zona Sesar Aktif Papua dan Sesar Tarera Aiduna Penyebab Gempa Bumi 5,0 SR di Kaimana Papua

AYOJAKARTA.COM - Beberapa guncangan gempa bumi melanda tanah Papua beberapa waktu belakangan ini.

Dimulai dari gempa bumi yang bersifat merusak di Kota Jayapura pada awal tahun 2023 dengan kekuatan 4,9 SR.

Setelahnya, sebanyak 71 gempa bumi susulan kembali mengguncang lokasi yang sama.

Tak hanya terjadi di Jayapura, gempa bumi dengan kekuatan 5,0 SR sempat mengguncang Kaimana, Papua Barat pada 3 Januari 2023.

Baca Juga: Deretan Gempa 4 Januari 2023: Guncang dari Sabang hingga Jayapura

Lokasi gempa tersebut berada di wilayah Pantai Timur Kaimana, Papua Barat.

Disampaikan oleh Daryono yang merupakan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG pada Selasa (3/1/2023) bahwa lokasi episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,77° LS ; 133,50° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 8 km arah timur Buruway, Kaimana, Papua Barat pada kedalaman 10 km.

Lebih lanjut Daryono menjelaskan, melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Tarera Aiduna.

Baca Juga: Info Gempa Hari Ini: Gempa M3.2 Kembali Guncang Wilayah Jayapura Papua, Warga Dihimbau Agar Tetap Tenang

Dikutip AyoJakarta.com pada Rabu (4/1/2023) dari Buletin Gempa Bumi dan Tsunami 2017 yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Geofisika Angkasapura Jayapura menerangkan mengenai sesar-sesar aktif yang berada di wilayah Papua.

Salah satunya adalah Sesar Tarera Aiduna yang merupakan sesar mendatar dari arah barat ke timur dan memanjang hingga 130 km.

Sesar Tarera Aiduna ini merupakan sambungan dari pegunungan tengah Papua dan sabuk lipatan Papua yang berada di bagian barat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Provinsi DKI Jakarta Rabu 4 Januari 2023: Seluruh Wilayah Aman dari Potensi Cuaca Buruk

Pegunungan Tengah Papua memanjang ke timur hingga PNG (Papua New Guinea) atau 1300 km dengan lebar mencapai 100-150 km dengan puncak Pegunungan Tengah mencapai 4000 m.

Pegunungan tengah terbentuk akibat tumbukan Busur Melanesia dengan kontinen Australia.

Pada bagian selatan dari Pegunungan Tengah Papua, Zona Sesar dan Lipatan Papua yang membatasi pegunungan dengan Dataran Akimeugah (batuan endapan konglomerat muda).

Selain Sesar Tarera Aiduna terdapat beberapa sesar aktif yang ada di Papua dibagi menjadi beberapa daerah, yaitu Zona Sesar Yapen, Zona Sesar Mamberamo, Zona Sesar dan Lipatan Papua, Zona Sesar Waipoga dan Zona Subduksi New Guinea (Palung New Guinea).***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Fathul Amanah