News

Fakta Mengejutkan! 295 Sesar Aktif dan 13 Zona Megathrust, 10 Diantaranya Ada di Jawa Barat

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Selasa 03 Jan 2023, 14:15 WIB
Persebaran sesar aktif dan zona subduksi megathrust di seluruh wilayah Indonesia (BMKG)

AYOJAKARTA.COM – Akhir-akhir ini, wilayah Indonesia sangat sering diguncang bencana gempa bumi dengan kekuatan yang berbeda-beda akibat aktivitas sesar darat.

Dari sekian gempa tersebut, beberapa diantaranya merupakan gempa bumi merusak dan ada juga yang mematikan, yaitu mengakibatkan dampak besar terhadap kerusakan dan menimbulkan korban jiwa.

Seperti salah satu bencana yang terjadi di Cianjur beberapa bulan yang lalu, sebuah gempa tektonik telah terjadi yang mengakibatkan ratusan orang harus kehilangan nyawanya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Cs Deg-degan Nasibnya, Hakim Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua Ajukan Perpanjangan Penahanan

Sementara itu, Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat merilis analisis isu terkini provinsi Jawa Barat, khususnya tentang kajian khusus pengenalan potensi bencana di wilayah tersebut.

Dalam analisis ini, dijelaskan mengenai sesar atau patahan dan juga zona subduksi megathrust yang menjadi biang terjadinya gempa bumi di wilayah Indonesia.

Dikutip AyoJakarta.com dari hasil analisis tersebut, diketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang terbentuk dari pertemuan 5 lempeng tektonik.

“Negara kita Indonesia yang berupa kepulauan ternyata terbentuk dari pertemuan lima (5) lempeng Tektonik, yaitu: Eurasian Plate, Indian-Australian Plate, Caroline Plate, Pacific Plate dan Philippine Sea.”

Sementara itu, titik pertemuan antar lempeng yang terbentuk disebut dengan zona subduksi yang bisa menyimpan potensi energi gempa dengan sebutan megathrust.

Baca Juga: Momen Nyolot Bharada E Tanggapi Pertanyaan Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Saya Kan Tidak Lihat Bapak!

“Titik atau area pertemuan antar lempeng bumi disebut zona subduksi dengan potensi energi gempa yang tersimpannya disebut Megathrust, di wilayah yang lebih kecil lingkupnya disebut sesar/patahan.”

Uniknya, pertemuan lempeng tektonik ini menjadikan Indonesia memiliki 295 sesar aktif dan 13 zona subduksi megathrust.

Dari ratusan sesar tersebut, 31 diantaranya tersebar di Pulau Jawa, termasuk 10 yang ada di Jawa Barat.

“Konsekuensi dari pertemuan batas lempeng tektonik, di Indonesia terdapat 295 sesar aktif dan 13 Megathrust (Pusat Studi Gempa Nasional, 2017). Diantaranya ada 31 sesar di pulau Jawa, termasuk 10 sesar di wilayah Jawa Barat.”

Baca Juga: Harga Pertalite Usai Pertamax Turun Per Hari Ini, Ikut Berubah?

Berikut ini adalah 10 sesar atau patahan yang ada di Jawa Barat:

1. Lembang

2. Cimandiri (segmen Cimandiri)

3. Cimandiri (segmen Nyalindung – Cibeber)

4. Cimandiri (segmen Rajamandala)

5. Garsela (segmen Rakutai)

6. Garsela (segmen Kencana)

7. Baribis Kendeng (segmen Cirebon-1)

8. Baribis Kendeng (segmen Cirebon-2)

9. Ciremai

10. Baribis Kendeng (segmen Subang)

Tak hanya sesar saja yang perlu diwaspadai, wilayah Jawa Barat juga terancam dengan zona subduksi Megathrust Selat Sunda yang bisa mengguncang hinggga kekuatan 8,7 M.

“Untuk wilayah Jawa Barat yang perlu diwaspadai adalah Megathrust Jawa Barat dan Megathrust Selat Sunda dengan potensi kekuatan gempa maksimal sekitar 8,7 Magnitudo.”***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Jinan Vania Barizky