News

Halau Cuaca Ekstrem di DKI Jakarta dan Jawa Barat, TNI AU Taburkan 1,6 Ton Garam

Oleh: Christy Ayu Saputri Kamis 29 Des 2022, 12:44 WIB
Halau Cuaca Ekstrim di DKI Jakarta dan Jawa Barat, TNI AU Taburkan 1,6 Ton Garam

AYOJAKARTA.COM - Masyarakat Indonesia khususnya wilayah Jabodetabek diprediksi akan menghadapi cuaca ekstrem pada akhir tahun nanti.

Oleh karenanya untuk mengantisipasi curah hujan tinggi, teknologi modifikasi cuaca pun dilakukan di sejumlah titik.

Setidaknya hari ini terdapat 1,6 ton garam semaian yang akan disebarkan lewat udara oleh angkatan TNI AU di kawasan Selat Sunda.

Baca Juga: Petuah Penting Ustaz Abdul Somad: Baca Surat Ini Saat Banyak Masalah, Insya Allah Hati Tenang dan Ada Solusi

Diketahui operasi modifikasi cuaca tersebut dilakukan karena bertujuan menghalau awan hujan masuk ke kawasan DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Operasi ini dilakukan agar awan pembawa hujan lebih cepat turun dia area perairan dan dihindarkan dari wilayah yang rawan terhadap banjir.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV Kamis (29/12/2022), penyebaran garam tersebut merupakan bentuk upaya yang dilakukan oleh BMKG, BRIN, BNPB, BNPP, dan juga TNI AU.

Sebelumnya, kemarin Rabu (28/12/2022) juga diketahui telah disebarkan garam semaian di dua titik selat sunda sebanyak 800 Kg.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Kagum dengan Sosok Wanita yang Tak Dinafkahi Tapi Tetap Setia, Netizen: Nyindir Wae Si Bapak Mah

Budi Harsoyo Koordinator Lab TMC BRIN pun menyebutkan kondisi yang cukup mengkhawatirkan pada cuaca ekstrim ini memang sudah diprediksi oleh BMKG pada tanggal 29 dan 30 Desember 2022.

Oleh karenanya pihaknya bersama dengan badan-badan lainnya melakukan operasi tersebut.

"Hari Ini kita rencananya melakukan suatu penerbangan tapi aktualnya menyesuaikan potensi ancamannya seperti apa, kalo dari prediksinya BMKG yang cukup mengkhawatirkan ini pada tanggal 29 dan 30 tapi sinyal-sinyalnya memang sudah terlihat di tanggal 28," kata Budi Harsoyo.

"Maka kita akan mencoba mengoptimalkan sampai dengan sore hari nanti kira-kira seperti apa kondisinya," tambahnya.

Baca Juga: Sikap Santun Bharada E Terhadap Saksi Ahli di Persidangan, Richard Eliezer: Saya Hanya Ingin...

Sedangkan menurut Mayor Penerbang Syamsu Alam, operasi modifikasi cuaca ini bertujuan untuk menghalau awan hujan agar tidak masuk ke kawasan DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Akan melaksanakan modifikasi cuaca dengan area Jawa Barat dengan DKI Jakarta, sebelumnya kami telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca dengan membawa 800 kg garam di daerah selat sunda," kata Syamsu Alam.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Jinan Vania Barizky