News

Fakta Soal Uang Rp 100 Triliun di Rekening Brigadir J Dibongkar Pakar, Ternyata Benar Ada?

Oleh: Linda Wati Selasa 20 Des 2022, 19:43 WIB
Fakta Soal Uang Rp 100 Triliun di Rekening Brigadir J Dibongkar Pakar, Ternyata Benar Ada?

AYOJAKARTA.COM - Kembali mencuat ke publik soal uang Rp 100 triliun yang ada di rekening Brigadir J.

Sebelumnya publik sempat dihebohkan soal uang 100 triliun rupiah yang ada di rekening Brigadir J.

Namun uang Rp 100 triliun di rekening Brigadir J sempat dikatakan bahwa itu tidak ada dalam rekeningnya.

Kamaruddin Simanjuntak selaku Kuasa Hukum Nofriansyah Yosua Hutabarat juga sempat mencari tahu soal angka 14 digit itu.

Baca Juga: Ferdy Sambo Diduga Marah ke Putri Candrawathi, Gara-gara Gelang Ini Kebohonganya Bisa Ketahuan, Kenapa?

Namun kebanyakan teman maupun koleganya tidak tahu menahu soal angka 14 digit tersebut.

Akhirnya ada salah satu temannya yang mengatakan kalau itu adalah sandi blokir BPATK.

Dikutip ayojakarta.com dari TikTok @aimanwitjaksonoofficial pada Selasa (20/12/2022), jurnalis senior tersebut membongkar soal uang itu.

Baca Juga: Viral! Ekspresi Ferdy Sambo Saat Bukti Rekaman CCTV Diputar Dalam Sidang: Tertunduk Lesu Tak Mampu Mengelak

Aiman Witjaksono bahkan menanyakannya langsung kepada Pakar Anti TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), Yenti Garnasih.

“Namun ada hal yang menarik karena tertulis bukan blokir, kalau pagu kan berarti pemblokiran yah tapi, tertulis adalah debet yang artinya keluar. Pertanyaanya, yang paling penting apakah uang itu ada atau tidak?” ucap Aiman Witjaksono.

Berdasarkan keterangan Pakar Anti TPPU, uang tersebut ada sebab keterangan yang tertulis adalah debet.

“Ada rekening yang kemudian didebet kemudian ada angka 100 triliun kurang,” kata Yenti Garnasih.

“Tapi tulisannya debet, debet itu artinya, di hari itu di debet,” lanjutnya.

Baca Juga: Aiman Witjaksono Bongkar Soal Uang Rp 100 Triliun di Rekening Brigadir J, Begini Penjelasannya

Aiman pun menanyakan apakah itu artinya uang tersebut ada.

“Sebelumnya sudah ada, ya uangnya ada maka uang itu didebet,” jawab Yenti Garnasih.

“Kalau tulisannya debet berarti ada uang, terus kemudian keluar, bank memberitahukan pada kita kan caranya begitu. ya kan,” pungkasnya.

Menurut pengalaman Yenti Garnasih sebagai pakar Anti TPPU, ia tidak pernah mendengar ada pagu.

Sehingga Aiman Witjaksono menduga bahwa uang Rp 100 triliun di rekening Brigadir Yosua itu memang benar ada.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah