AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan atas kasus kematian Brigadir J kembali digelar hari ini.
Agenda dalam sidang lanjutan yang digelar hari ini adalah mendengarkan keterangan dari saksi ahli.
Saksi ahli yang dihadirkan dalam sidang lanjutan hari ini ada lima orang.
Baca Juga: Lho! Ada 'Tuhan Yesus' Jadi Anggota Grup WA Ferdy Sambo Cs, Warganet: Pikirnya Dosanya Bisa Ditebus
Lima orang tersebut terdiri dari Ahli Forensik, Ahli Digital Forensik, Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System atau INAFIS Polri dan Ahli Kriminologi.
Tentunya dengan dihadirkannya lima saksi ahli dalam sidang lanjutan hari ini memunculkan fakta-fakta baru dalam kasus ini.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @emiranm_ pada Senin (19/12/2022), salah satu fakta baru yang terungkap yakni percakapan via Whatsapp antara terdakwa Ferdy Sambo dengan terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E yang dipaparkan oleh saksi Ahli Digital Forensik, Adi Setya.
Adi Setya menjelaskan bukti berupa isi percakapan Whatsapp antara Ferdy Sambo dan Richard Eliezer usai peristiwa penembakkan yang ditampilkan dalam persidangan.
“Di layar komunikasi antara akun Whatsapp dengan nomor 6285 sekian sekian atas nama akun Whatsapp Richard Eliezer dengan akun Whatsapp denhan nomor 6281 sekian sekian atas nama akun Whatsapp Irjen Ferdy Sambo,” jelas Adi Setya.
Ahli Digital Forensik lantas menjelaskan lebih detail isi percakapan Whatsapp tersebut dari waktu hingga isi pesan di dalamnya.
Baca Juga: Akurat 93 Persen, Ferdy Sambo Bantah Hasil Poligraf, Sebut Ada Pertanyaan Titipan dari Sosok Ini!
“Komunikasi dilakukan pada 19 bulan 7 2022 pukul 3.48 am dengan kalimat sebagai berikut,” ujar Ahli Digital Forensik.
“Yang pertama adalah dari akun Whatsapp Irjen Ferdy Sambo mengirimkan kalimat ‘kamu sehat ya’
Kemudian ‘Bapak Kapolri menyampaikan kalau ada yang gak nyaman laporkan saya sgr (segera) biar saya laporkan Bapak Kapolri,” jelas Adi Setya.
Baca Juga: Seret Lulusan Adhi Makayasa Jadi Terdakwa, Ferdy Sambo: Saya Malu, Saya Menyesal!
“Kemudian dijawab oleh akun Whatsapp atas nama Richard ‘siap sehat Bapak, siap baik bapak’,” imbuh saksi ahli tersebut.
“Kemudian ditanggapi lagi oleh akun Whatsapp Irjen Ferdy Sambo ‘buat tenang keluarga di Manado ya Chad’
‘WA saya kalau ada yang nggak enak di hati kamu’, Ahli Digital Forensik masih lanjut membacakan isi pesan.
“Kemudian dijawab oleh akun Whatsapp Richard, ‘siap baik bapak’. Kemudian ditanggapi lagi oleh akun Irjen Ferdy Sambo,” tutur Ahli Digital Forensik Adi Setya.
Saat ditanya bagaimanakah kedua nomor tersebut bisa diketahui bahwa benar milik Ferdy Sambo dan Richard Eliezer, Adi Setya menuturkan hal berikut.
“Jadi data ini tersimpan di handphone yang kami terima, nama ini muncul saat seseorang menyimpan nomor tersebut di dalam kontak dia jadi nama tersebut merupakan nama kontak yang tersimpan di dalam barang bukti digital,” jelas Ahli Digital Forensik tersebut.***