News

Ramai Ramalan Hard Gumay soal Bencana 2023, Ahli Telah Petakan 13 Zona Subduksi Megathrust Termasuk Sulawesi

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Senin 19 Des 2022, 15:24 WIB
Ramai Ramalan Hard Gumay soal Bencana 2023, Ahli Telah Petakan 13 Zona Subduksi Megathrust Termasuk Sulawesi

AYOJAKARTA.COM - Pernyataan dari sosok Parapsikolog Hard Gumay selalu menjadi perhatian publik.

Beberapa hal yang telah disampaikannya pun banyak yang terbukti terjadi atau mungkin semua itu hanya kebetulan.

Menjelang pergantian tahun 2023 ia pun meramalkan bahwa akan adanya bencana besar yang melanda wilayah Indonesia.

Baca Juga: Denise Chariesta Dikaitkan dengan Sosok Inisial D yang Diramal Hard Gumay Akan Berseteru dengan Dewi Perssik

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @randominpo pada Senin (19/12/2022), Hard Gumay menyatakan bahwa ia melihat sesuatu yang berhubungan dengan air tepatnya berada di laut.

“2023 saya lebih konsen ke laut, air laut,” ujar Hard Gumay.

Hard Gumay pun menyebutkan bahwa bencana yang terlihat berupa gelombang laut.

Baca Juga: Bukan Pulau Jawa, Hard Gumay Ramalkan Gelombang Besar Akan Menerjang Daerah Ini di Tahun 2023

“Di saya ini sekarang pun masih terlihat terlintas gelombang laut dan biasanya dari penglihatan tersebut saya selalu menafsirkan artinya akan ada terjadi sesuatu dengan yang sehubungan dengan laut,” ucap Hard Gumay.

Ia pun menambahkan bahwa bencana tersebut akan melanda beberapa wilayah di daerah Sulawesi.

“Lautnya besar, saya melihat tidak bertepi, Sumatera bukan, Jawa bukan Sulawesi, tiga tempat Manado, Makassar, sama desa kecil laut,” jelas Hard Gumay.

Baca Juga: Ramalan 2023 Menurut Hard Gumay: Akan Ada Kasus Menghebohkan, Masih Inisial Artis R

Ramalan dari Parapsikolog ini pun kemudian bisa dikaitkan dengan pendapat dari seorang Kepala PRTH BRIN, Dr. Ing. Widjo Kongko menyampaikan penjelasannya mengenai megathrust.

Dikutip AyoJakarta.com dari akun YouTube Narasi Newsroom pada Senin (19/12/2022) Widjo Kongko mengatakan bahwa batas-batas tumbukan merupakan penyebab megathrust.

"Nah ini batas-batas tumbukan itu adalah daerah megathrust dan kemudian itu yang bisa menyebabkan gempa bumi dengan tinggi," ucap Dr. Ing. Widjo Kongko.

Baca Juga: Waspada! Hard Gumay Ramalkan Pertengahan 2023 Akan Ada Tsunami di 3 Wilayah Ini, Mana Saja?

Dalam penjelasan yang berasal dari video tersebut, yang dimaksud dengan tumbukan adalah gerakan permukaan lempeng yang berupa lempeng benua atau samudra.

Tumbukan pada lempeng tersebut yang biasanya disebut dengan subduksi atau keadaan dimana lempeng samudra menyelinap ke bawah lempeng benua.

Tumbukan tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar karena memiliki perbedaan massa jenis, hal inilah yang disebut megathrust.

Baca Juga: Ramalan Hard Gumay Pada 2023: Terlihat Laut dan Ombak Besar Datang ke Daratan di 3 Wilayah Indonesia

Dr. Ing Widjo Kongko pun menjelaskan tentang zona Subduksi di Indonesia yang terbagi atas 13 segmen tersebar dari Aceh sampai Papua dengan potensi gempa 8,5 SR hingga 9 SR.

"Itu daerah subduksi semua, dan itu potensi gempa megathrust, istilahnya begitu, dan itu besar, bisa sampai skala 8 keatas 8,5 bahkan 9, kaya yang di Aceh," ucap Widji Kongkom.

13 Segmen zona subduksi megathrust yang ada di Indonesia adalah Aceh Andaman, Nias, Simelue, Batu, Mentawai - Siberut, Mentawai - Pagai, Enggano, Selat Sunda, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumba, Sulawesi, Filipina, Papua.

Baca Juga: Hard Gumay Ramal Artis Inisial D yang Bakal Berseteru Dewi Perssik, Netizen: Denise Kayanya

Menelisik dari penjelasan Dr. Ing Widjo Kongko, ramalan dari Hard Gumay pun menjadi relevan.

Hal ini karena daerah yang dikatakan Hard Gumay yaitu Manado, Makassar, sama desa kecil laut berada pada Pulau Sulawesi dan masuk dalam 13 zona subduksi.

Masyarakat sebaiknya tidak termakan berita hoax dan tetap memantau akun para ahli yang menyampaikan info mengenai bencana alam.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Desi Kris