AYOJAKARTA.COM - Richard Eliezer atau Bharada E kini tengah disorot karena keberaniannya melawan skenario Ferdy Sambo.
Sosok ajudan termuda dari Ferdy Sambo ini berani lawan arah, hingga nama Bharada E kini dielu-elukan masyarakat Indonesia.
Keberanian Bharada E menghadapi Ferdy Sambo tak hanya isapan jempol belaka.
Pria 24 tahun ini tetap penuh percaya diri saat dipertemukan dengan Ferdy Sambo di ruang sidang.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Kado Unik Lucu Aesthetic untuk Hari Ibu, Cek di Sini dan Bahagiakan Ibunda Tercinta!
Meski bertatapan mata langsung dengan mantan atasannya tersebut, ia tetap berani menjawab dengan tegas dan jujur.
Bahkan ia tak memperlihatkan perbedaan ucapan meski berhadapan langsung dengan Ferdy Sambo atau tidak.
Terbukti saat Bharada E dan Ferdy Sambo berada di ruangan terpisah ia tetap pada pernyataan dengan konsisten.
Dan saat berhadapan dengan Ferdy Sambo secara langsung dalam ruang sidang, ia tetap menyampaikan pendapatnya dengan tegas.
Hal ini didukung oleh pernyataan sang pengacara, Ronny Talapessy.
"Klien saya dalam situasi apapun, tetap menunjukkan sikap kooperatif ya," ucap Ronny.
"Mau ditaruh satu ruangan, mau dipisah, mau digabungkan, tidak ada masalah mbak," tambahnya menegaskan.
Sosok pengacara ini akhirnya mengungkapkan prinsip yang dimiliki kliennya tersebut.
Ia mengatakan jika Bharada E memiliki prinsip yang sangat baik.
"Saya berani, karena saya benar, kecuali saya salah baru saya takut," ucapnya menirukan ucapan Bharada E.
Soal penetapan pemisahan ruang antara Bharada E dan Ferdy Sambo, ternyata mereka menyerahkan pada pihak pengadilan.
Terlebih dengan status Bharada E sebagai justice collaborator yang harus dijaga.***