News

Gunung Semeru dan Anak Krakatau Kembali Erupsi, Salah Satunya Mengeluarkan Lava Pijar Sejauh 1 Km

Oleh: Awit Wiarni Sabtu 17 Des 2022, 18:26 WIB
Gunung Semeru kembali alami erupsi pada, Jumat 16 Desember 2022, pukul 04:55 WIB

AYOJAKARTA.COM--Setelah mengalami erupsi pada 4 Desember 2022 silam, Gunung Semeru kembali mengeluarkan guguran lava pijar, begitu pun dengan Gunung Anak Krakatau yang kembali erupsi.

Erupsi Gunung Semeru kali ini mengeluarkan lava pijar sejauh 1.000 meter yang berhasil dipantau dari pos pengamatan.

Aktivitas guguran lava pijar Gunung Semeru menuju ke arah Besuk Kobokan terjadi pada Jumat (16/12/2022) dini hari dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Baca Juga: Peringatan! Gunung Semeru Kembali Erupsi dengan Ketinggian 1000 M, Masyarakat Diminta Waspada

Laporan tersebut di dapat dari data pos pengamatan Gunung Api Semeru yang terletak di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Liputan6 pada Sabtu (17/12/2022), dalam erupsi Gunung Semeru kali ini terhitung ada 16 kali letusan, 2 kali guguran, 2 kali hembusan, 1 kali tektonik lokal, dan 1 kali tektonik jauh.

Petugas pos pengamatan menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sejauh 17 km.

Baca Juga: Benarkah Gempa Megathrust Akan Terjadi Dalam 40 Tahun Mendatang? Ini Kata Pakar Geodesi ITB Terkait Siklusnya!

Warga juga dihimbau untuk waspada terhadap potensi awan panas guguran yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Wawan Hadi Siswoyo sebagai Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumayang menyampaikan bahwa status Gunung Semeru masih tetap pada siaga level 3.

“Masih tetap statusnya siaga level 3. Dan untuk tadi malam memang ada luapan lava pijar sejauh 1 km tapi arahnya tetap ke arah Besuk Kobokan,” ujar Wawan.

Gunung Semeru merupakan sebuah gunung berapi kerucut yang terletak di Jawa Timur yang berstatus Stratovolcano. Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan puncaknya bernama Mahameru.

Baca Juga: Happy Mother Day! Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember Bahasa Inggris dan Terjemahannya

Terbentuknya Semeru adalah akibat subduksi lempeng Indo-Australia kebawah lempeng Eurasia. Gunung ini memiliki ketinggian 3.676 mdpl.

Pada erupsi sebelumnya, salah satu desa yang terdampak cukup parah oleh awan panas erupsi Semeru adalah Desa Kajar Kuning di Lumajang, Jawa Timur.

Puluhan rumah warga di Kajar Kuning luluh lantak akibat terjangan awan panas guguran. Bencana ini mengakibatkan kerugian yang cukup banyak.

Baca Juga: Geram! Hakim Sentil Ferdy Sambo: Saudara Selaku Polisinya Polisi, Kenapa Tidak Pikir Panjang?

Tidak hanya Gunung Semeru, Gunung Anak Krakatau juga mengalami peningkatan aktivitas. Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda, Lampung Selatan mengalami 6 kali letusan disertai gempa ringan.

Erupsi Gunung Anak Krakatau terbesar baru-baru ini terjadi pada Jumat (16/12/2022) siang hari sekitar pukul 10.31 WIB.

Semburan lava yang dihasilkan oleh Gunung Anak Krakatau pada saat itu mencapai ketinggian 700 meter dari puncak gunung.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Letusan Sekitar 1 Kilometer, Ini Imbauan Kementerian ESDM (16 Des)

Informasi ini didapatkan dari Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung, Andi Suardi.

Ini merupakan letusan yang pertama kali terjadi selama bulan Desember. Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau sempat mengalami letusan pada 14 November lalu.

Walaupun erupsi ini dinilai aman tapi tetap saja warga dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau pada radius 5 km untuk keselamatan.***

 

Reporter Awit Wiarni
Editor Kiki Dian Sunarwati