AYOJAKARTA.COM - Semakin panas, kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat terus berlanjut.
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Sabtu (17/12/2022), sidang diwarnai aksi saling tuding dari para terdakwa.
Richard Eliezer mengatakan bahwa dirinya bersama Ricky Rizal dan Kuat Maruf diperintahkan Putri Candrawathi untuk membersihkan barang-barang Yosua dengan hand sanitizer dan sarung tangan.
Baca Juga: Duh! Menyesal Jadi Geng Ferdy Sambo? Hendra Kurniawan Ajukan Banding, Tak Terima Putusan PTDH
Diduga perintah Putri Candrawathi tersebut bertujuan untuk menghapus sidik jari Ferdy Sambo.
Namun sayang, Putri Candrawathi membantah pernyataan Richard Eliezer tersebut.
Menurutnya, ia hanya meminta dicarikan dokumen laporan keuangan Bhayangkari yang sebelumnya disimpan oleh Yosua.
Padahal pernyataan Richard Eliezer tersebut juga telah dibenarkan oleh Ricky Rizal yang juga menjadi saksi di persidangan.
Ricky Rizal mengatakan bahwa dirinya, Richard Eliezer dan Kuat Maruf pernah diperintah oleh Putri Candrawathi untuk membersihkan barang-barang Yosua dengan hand sanitizer.
"Pernahkah saksi diminta untuk bersih-bersih barang korban?" tanya jaksa.
"Pernah bapak. Jadi pada saat itu barang-barang almarhum sudah dipacking. Saya tidak tahu yang packing antara ajudan, ART atau siapa terus dibawa ke posko di Duren Tiga," kata Richard Eliezer.
"Lalu saat itu saya dipanggil sama Ibu PC, saya, Kuat dan Ricky. Baru Ibu PC bilang ke saya sama Ricky nanti dek kamu ke posko, kamu ambil barang-barang almarhum bawa balik ke Saguling naikkan ke lantai dua di ruang kerja, nanti bawa ke sini dulu saja," tambahnya.
Menurut keterangan Richard Eliezer, perintah Putri Candrawathi pada saat itu bertujuan untuk menghilangkan jejak sidik jari suaminya, Ferdy Sambo yang kemungkinan tertinggal dalam barang-barang Yosua.
"Baru sampai lantai dua nanti pakai sarung tangan dek. Suruh pake sarung tangan kami, Ibu PC juga pakai baru disuruh ambil desinfektan sama hand sanitizer," ujar Richard Eliezer.
"Kata Ibu PC mau ngilangin sidik jarinya Pak FS, karena Pak FS sempet mencah-mencah barangnya almarhum," tandasnya.
Namun, Putri Candrawathi justru berdalih bahwa pada saat itu dirinya hanya ingin mencari dokumen Bhayangkari yang disimpan oleh Yosua semasa hidup.
Baca Juga: Lingling Tunangan Richard Eliezer Harap Ferdy Sambo Mendapatkan Hal Ini: Jangan Sampai…
"Saya tidak pernah membereskan barang-barang punya Yosua, tetapi saya hanya meminta tolong dicarikan dokumen berupa foto copy keuangan Bhayangkari," kata Putri Candrawathi.
Sementara itu Ricky Rizal justru membenarkan pernyataan Richard Eliezer soal membersihkan barang-barang Yosua setelah kejadian penembakan tersebut.
"Saya ikut membersihkan pak. Pakai tisu disemprotkan juga pak kalau dibersihkan. Seingat saya ada saya, Richard, Ibu Putri dan Kuat," pungkas Ricky Rizal.***