AYOJAKARTA.COM - Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik setelah menuturkan fakta mengejutkan ditengah proses perceraiannya dengan Anne Ratna Mustika.
Seperti yang diketahui, Dedi Mulyadi digugat cerai oleh Bupati Purwakarta yakni Anne Ratna Mustika.
Anne Ratna Mustika awalnya sempat bungkam soal alasannya menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Namun dalam suatu kesempatan, Anne Ratna Mustika membeberkan alasannya menggugat cerai Dedi Mulyadi salah satunya adalah tidak diberikan nafkah.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel pada (8/12/2022), Dedi Mulyadi langsung memberikan tanggapan menohok atas pernyataan dari Anne Ratna Mustika yang menudingnya tidak memberi nafkah tersebut.
Diketahui saat itu Dedi Mulyadi sedang kembali menghadiri sidang lanjutan proses perceraian dirinya di Pengadilan Agama Purwakarta.
Baca Juga: Anne Ratna Mustika Ngaku Tak Dinafkahi, Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Ada Uang Saya di…
Dalam kesempatan itulah Dedi Mulyadi memberikan tanggapannya usai disebut tidak memberi nafkah oleh Anne Ratna Mustika.
Siapa sangka, Dedi Mulyadi justru menanggapi tudingan Anne Ratna Mustika tersebut dengan pernyataan yang sangat menohok.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi tersebut justru membongkar perannya saat menjadikan Anne Ratna Mustika Bupati Purwakarta.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bongkar Borok Yessi, Netizen Ramai-ramai Ucapkan Selamat pada Ryan Dono
Bahkan Dedi Mulyadi menuturkan bahwa ia menghabiskan dana miliaran demi menyokong Anne Ratna Mustika menjadi Bupati Purwakarta kala itu.
“Nah kemudian yang kedua setelah pilkada pun ada kewajiban yang saya selesaikan, ada pembiayaan yang saya bayarkan ya pasti nilainya ya lumayan menurut ukuran saya,” ujar Dedi Mulyadi.
“Lumayan itu ya angkanya M-M an kan lumayan menurut ukuran hidup saya karena apa, karena saya adalah berasal dari orang biasa yang meraih hal ini itu tidak dengan mudah,” imbuh Kang Dedi.
Baca Juga: Naik Mobil Bareng, Dedi Mulyadi Kini Dijodohkan dengan Yessy Anitoma: Pak Dedi Udah Duda kan?
Dedi Mulyadi juga menceritakan masa lalunya yang tidak mudah untuk bisa menjadi sekarang hingga bisa membantu Anne Ratna jadi Bupati Purwakarta.
“Harus tidur di musholla, harus jadi aktivis, harus menjalani proses hidup yang begitu berat, mengalami tekanan dan rintangan,” tutur Dedi pada wartawan.
Dedi lantas mengatakan jika nantinya hal tersebut akan ia dan pengacaranya sampaikan kepada Majelis Hakim guna membantah tudingan bahwa dirinya disebut tidak memberi nafkah.
Baca Juga: Sidang Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika, Pengacara Ajukan Eksepsi dan Sampaikan Hal Ini
“Nah nanti yang akan disampaikan oleh pengacara kepada Majelis Hakim adalah kalau ada tuduhan tidak memberikan nafkah terus lantas pembiayaan yang dikeluarkan untuk menunjang keberhasilan seorang istri menjadi bupati baik sebelum pencalonan maupun setelah pencalonan apa kategorinya?” jelas Dedi Mulyadi.
“Apakah bisa dikategorikan nafkah atau bukan, kalau bukan kategori nafkah lantas kategori apa?” pungkasnya.***