News

Kenali Zona Megathrust dan Titik Penyebarannya, Simak Penjelasan Pakar Ini Agar Terhindar dari Hoax

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 12 Des 2022, 21:50 WIB
Kenali Zona Megathrust dan Titik Penyebarannya, Simak Penjelasan Pakar Ini Agar Terhindar dari Hoax

AYOJAKARTA.COM - Saat ini masyarakat tengah dihebohkan dengan kabar mengenai gempa megathrust yang berpotensi terjadi di Indonesia.

Kekhawatiran masyarakat tersebut makin bertambah seiring dengan terjadinya gempa besar dan beberapa gempa kecil dengan rentang waktu yang relatif dekat beberapa hari ini.

Untuk itu ada baiknya masyarakat memahami kabar dan informasi mengenai gempa megathrust yang berpotensi menimbulkan tsunami 34 meter tersebut dari pakar langsung.

Baca Juga: Beda Sesar dan Gempa Megathrust, Berikut Penjelasan BMKG

Hal tersebut tentu saja untuk edukasi, agar masyarakat tidak terpengaruh berita hoax yang pada akhirnya menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada Senin (12/12/2022), Pepen Supendi selaku peneliti BMKG menjelaskan perihal gempa megathrust berpotenti tsunami 34 meter tersebut.

Pepen Supendi menyebut wilayah Indonesia sendiri memang berpotensi tinggi terjadi bencana alam khususnya gempa bumi dan tsunami.

Baca Juga: Geger! Gempa Megathrust Sudah Diramalkan Prabu Jayabaya? Ini yang Akan Terjadi dengan Pulau Jawa

“Perlu diketahui bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki potensi bencana yang diakibatkan oleh gempa bumi maupun tsunami,” jelas Pepen Supendi.

Hal tersebut disebabkan oleh letak kepulauan Indonesia yang dipengaruhi empat lempeng tektonik utama.

“Sumber gempa bumi di Indonesia dipengaruhi oleh empat lempeng tektonik utama, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik kemudian Lempeng Filipina yang menyebabkan adanya zona suduksi dan zona sesar aktif,” ujar Pepen.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Megathrust, Ketahui Info Lengkapnya di Sini, Jangan Sampai Termakan Hoaks!

Pepen Supendi menjelaskan bahwa zona megathrust tersebut berada di bagian zona suduksi, letaknya pada bidang kotak yang berada antara lempeng dengan kedalaman sekitar 50 kilometer.

Kemudian salah satu contoh dari zona megathrust tersebut adalah megathrust Selat Sunda.

“Pada zona suduksi ini ada bagian yang kita kenal dengan zona megathrust yaitu pada bidang kotak antara lempeng sampai kedalaman sekitar 50 kilometer dan salah satunya adalah megathrust Selat Sunda,” ungkap Pepen Sunduksi.

Baca Juga: Terpopuler! Inilah 13 Zona Megathrust di Indonesia yang Diungkap BMKG, Mana Saja? Simak Daftarnya di Sini

Selanjutnya tidak semua titik pada zona megathrust berpotensi menghasilkan gempa berkekuatan besar, namun berdasarkan hasil penelitian ada 13 titik yang sudah teridentifikasi.

“Di Indonesia sendiri ada 13 zona megathrust yang sudah diidentiikasi oleh para ahli mulai dari Pantai Barat Sumatera, Selatan Jawa, Nusa Tenggara, Utara Sulawesi, dan Utara Papua,” jelas Pepen.

“Pada zona-zona megathrust ini sudah diidentifikasi magnitudo terbesarnya atau magnitudo maksimum yang kemungkinan dapat  terjadi di atas tersebut rata-rata di atas 8 berdasarkan penelitian terbaru,” imbuh Pepen.

Masyarakat juga dihimbau untuk tidak perlu khawatir, para ahli masih terus melakukan penelitian untuk mengetahui akumulasi energi terkait pada zona megathrust tersebut. *** 

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Desi Kris