AYOJAKARTA.COM – Terdakwa Putri Candrawathi kembali dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Dalam persidangan kali ini, Putri Candrawathi akan memberikan kesaksian terhadap terdakwa Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.
Dalam persidangan tersebut, hakim berusaha menanyakan terkait misteri jabatan kepala rumah tangga (karungga) kepada Putri Candrawathi.
Baca Juga: Sesar Baribis Aktif, Ahli: Jarang Muncul Gempa Takutnya Sedang Mengakumulasi Energi
Awalnya, hakim menanyakan awal mula Putri Candrawathi mengenal Yosua alias Brigadir J dalam keluarga Ferdy Sambo.
Berdasarkan keterangan Putri Candrawathi, ia mengenal Yosua pertama kali sebagai supir Ferdy Sambo pada bulan Desember 2019.
“Yosua saya kenal tahun 2019, tepatnya Desember sebagai driver suami saya,” ujar Putri Candrawathi.
Kemudian hakim menanyakan apakah ada perubahan jabatan atau pekerjaan dari Yosua sejak bulan Juli lalu.
Baca Juga: Beda Sesar dan Gempa Megathrust, Berikut Penjelasan BMKG
Putri Candrawathi menyebutkan jika dirinya merupakan bendahara umum Bhayangkari dan biasanya dibantu Ricky.
“Waktu itu Dek Ricky biasa membantu saya karena kebetulan saya bendahara umum Bhayangkari pengurus pusat,” jelas Putri Candrawathi.
Kemudian karena Putri Candrawathi harus ke kantor Bhayangkari, Ferdy Sambo kemudian memerintahkan Yosua untuk menjadi driver Putri.
“Ada aktivitas untuk ke kantor Bhayangkari. Jadi Pak Ferdy Sambo menunjuk Dek Yosua untuk sebagai driver saya,” lanjutnya.
Berdasarkan keterangan Putri Candrawathi, Yosua ditugaskan sebagai driver untuk membantu Putri, khususnya untuk ke Bhayangkari.
Baca Juga: Nathalie Holscher Rayakan Ulang Tahun Pertama Adzam, Wanita Cantik Ini Wakilkan Sule Hadir!
Putri Candrawathi juga menyebutkan jika Yosua sering berhubungan dengan staf Bhayangkari untuk menerima laporan kapan Putri harus mendatangi dan mengembalikan laporan ke Kapolri.
Selain itu, Putri Candrawathi menambahkan jika Yosua juga diminta untuk membantu dalam kas operasional rumah tangga.
Setelah itu, hakim kemudian bertanya kepada Putri Candrawathi terkait jabatan ajudan dengan istilah kepala rumah tangga atau karungga.
Putri Candrawathi kemudian menjelaskan jika jabatan tersebut terucap karena kemungkinan Yosua membantu kas operasional rumah tangga.
Namun, Putri Candrawathi mengatakan jika dirinya tidak pernah menganggap Yosua berjabat sebagai kepala rumah tangga atau karungga.
Putri Candrawathi mengaku jika dirinya tidak mengetahui jika ajudan di rumahnya memiliki jabatan karungga.***