AYOJAKARTA.COM - Gempa yang terjadi di Selatan Jawa Timur tepatnya Kabupaten Jember pada Selasa 6 Desember 2022 lalu hingga kini masih terus dipantau BMKG.
Pagi ini Rabu (7/12/2022), BMKG berhasil mencatat gempa susulan di selatan Jawa Timur sebanyak 98 kali gempa.
Gempa susulan di selatan Jawa Timur tersebut diungkap Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono pada akun Twitter pribadinya Rabu 7 Desember 2022.
Seperti dikutip Ayojakarta.com dari Twitter Daryono @DaryonoBMKG pada Rabu (7/12/2022).
“Hasil monitoring BMKG untuk gempa Selatan Jawa Timur hingga pagi ini tercatat 98 kali gempa susulan,” cuit Daryono pukul 07.50 WIB pagi ini.
Baca Juga: Warga Dihimbau Tidak Panik, BMKG: Gempa Jember Tidak Berpotensi Tsunami
Sebelumnya Daryono juga kerap membagikan informasi gempa susulan di tanggal 6 Desember 2022.
“Hasil monitoring BMKG terhadap gempa selatan Jawa Timur sampai pukul 21.00 WIB terjadi 54 kali gempa susulan,” tulisnya semalam.
Daryono juga menyebutkan bahwa gempa yang terjadi di Jember Jawa Timur termasuk jenis gempa di luar zona subduksi atau outer rise earthquakes.
Di mana gempa ini harus diwaspadai oleh seluruh lapisan masyarakat karena memiliki potensi tsunami mematikan.
Lalu apa saja potensi gempa yang bisa terjadi di Jawa Timur?
Mari kita kenali potensinya seperti dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi BMKG daerah Jawa Timur pada Rabu (7/12/2022).
Hasil dari Forum Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) di Provinsi Jawa Timur menyampaikan beberapa hal terkait potensi ancaman gempa di Jawa Timur.
Jawa Timur memiliki potensi gempa bumi, baik dari sesar-sesar aktif maupun zona subduksi selatan Jawa Timur.
Baca Juga: Info Gempa Terkini 7 Desember 2022, BMKG Catat 17 Gempa Terjadi di Seluruh Indonesia hingga Pagi Ini
Yaitu Lempeng Eurasia dan Indo Australia yang terletak di wilayah selatan Jawa Timur.
Sedangkan sesar-sesar aktif yang berada di sepanjang wilayah Jawa Timur adalah Sesar Rembang, Madura, Kangean, Sakala di bagian utara dan Sesar Kendeng, Pasuruan dan Probolinggo bagian tengah.
Menurut ahli, potensi gempa memang ada, namun tidak ada yang dapat memastikan kapan waktu terjadinya.
“Hingga saat ini gempa bumi belum bisa diprediksi secara pasti kapan akan terjadi dan berapa kekuatannya, namun Potensi Gempa Bumi di Jawa Timur TETAP ADA,” tulis laman BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur.
Maka dari itu BMKG Klimatologi Stasiun Jawa Timur mengimbau kepada masyarakat agar hanya mempercayai informasi yang berasal dari BMKG.***