Turki Kutuk Serangan Udara Israel di Jalur Gaza

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 20:26 WIB
Kendaraan artileri Israel dekat Sderot di perbatasan Israel-Gaza, 6 Agustus 2022 (Ilia Yefimovich / Picture Alliance )
Kendaraan artileri Israel dekat Sderot di perbatasan Israel-Gaza, 6 Agustus 2022 (Ilia Yefimovich / Picture Alliance )

"Dan saya menyerukan semua pihak untuk menghindari eskalasi lebih lanjut," ujarnya.

Wennesland mengatakan situasi saat ini akan membahayakan upaya kemanusiaan untuk membantu membangun kembali Gaza.

Dia bersumpah bahwa PBB "terlibat penuh" dengan semua pihak untuk "menghindari konflik lebih lanjut yang akan memiliki konsekuensi yang menghancurkan, terutama bagi warga sipil." Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza mengatakan serangan udara Israel mengakibatkan 10 kematian, termasuk seorang gadis berusia 5 tahun dan melukai 44 warga Palestina lainnya.

Baca Juga: Fakta Rusun yang Jadi Lokasi Syuting Film Pengabdi Setan 2 Communion, Kosong 15 Tahun hingga Misteri Lantai 7

Gerakan Jihad Islam mengatakan Taysir al-Jabari, komandannya untuk wilayah utara Gaza, tewas dalam serangan udara tersebut.

Tentara Israel mengkonfirmasi mereka telah menargetkan al-Jabari dan 10 lainnya dan mengklaim sedang dalam perjalanan untuk meluncurkan misil anti-tank dan operasi penembak jitu.

Menurut seorang reporter Anadolu Agency di Gaza, pesawat-pesawat tempur Israel menghantam daerah-daerah terpisah di Kota Gaza, Khan Yunis dan Jalur Gaza utara. Di antara target yang diserbu tentara adalah sebuah apartemen di Burj Palestina, di lingkungan Rimal di Kota Gaza barat. Otoritas Palestina juga mendesak masyarakat internasional untuk menekan Israel untuk menghentikan agresi terhadap warga Palestina, khususnya di Gaza, dan memberikan perlindungan internasional kepada penduduk.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X