Buruh Migran Perempuan Ini Diduga Dikurung Majikan di Arab Saudi, Terakhir Komunikasi 15 Tahun Lalu

- Kamis, 24 November 2022 | 13:17 WIB
Ilustrasi perempuan berinisial S yang bekerja sebagai buruh migran di Arab Saudi dikabarkan hilang oleh keluarganya. (Pixabay)
Ilustrasi perempuan berinisial S yang bekerja sebagai buruh migran di Arab Saudi dikabarkan hilang oleh keluarganya. (Pixabay)

AYOJAKARTA.COM -- Kabar tak sedap datang dari pekerja perempuan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Perempuan berinisial S yang bekerja sebagai buruh migran di Arab Saudi dikabarkan hilang oleh keluarganya.

Keluarganya mengungkapkan, S pergi ke Arab Saudi pada tahun 2005, dan kini tak ada kabar yang berhembus mengenai kondisinya.

Baca Juga: Euforia Arab Saudi Kalahkah Argentina, Raja Salman Beri Hadiah Rolls Royce Phantom hingga Hari Libur Nasional

Diberitakan SuaraJabar.id, S hilang kontak dengan keluarganya selama belasan tahun sejak ia pergi ke Arab Saudi pada 2005 lalu.

S merupakan buruh migran asal Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

"Dia (S) bekerja di Arab Saudi sudah 17 tahun. Menurut bapaknya (A), anaknya itu ditahan oleh majikannya," kata Hamzah (40 tahun) warga setempat, Kamis, 24 November 2022.

Baca Juga: Citra Argentina Sebagai Best 3 FIFA Rontok Usai Terpojok oleh Timnas Arab Saudi di Ajang World Cup 2022 Qatar

Hamzah mengatakan pihak keluarga khawatir dengan kondisi S, namun bingung harus berbuat apa. Pasalnya, saat komunikasi terakhir dengan keluarganya sekitar 15 tahun lalu atau 2007, S menyatakan ingin pulang.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Sumber: SuaraJabar.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X