Tahun 2045 Ditargetkan Zero Backlog Perumahan

- Jumat, 25 November 2022 | 17:46 WIB
Tahun 2045 Ditargetkan Zero Backlog Perumahan (Istimewa)
Tahun 2045 Ditargetkan Zero Backlog Perumahan (Istimewa)

AYOJAKARTA.COM - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor properti dalam negeri diyakini masih tumbuh positif pada tahun depan, didorong oleh permintaan yang tinggi dari masyarakat.

Optimisme ini didasari atas fakta masih tingginya backlog perumahan di Indonesia yang mencapai 12,7 juta unit berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021.

Backlog adalah kondisi kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat.

Baca Juga: BTN Gelar IPEX 2022 Bidik KPR Baru Rp1,5 Triliun

"Kami meyakini permintaan perumahan, terutama untuk rumah subsidi akan masih tinggi pada tahun mendatang. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah yang terus meningkatkan alokasi anggaran subsidi untuk sektor perumahan," ujar Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Haru Koesmahargyo dalam acara Media Gathering di Bandung, Kamis (24/11/2022).

Pada tahun 2022, Pemerintah melalui Kementerian PUPR telah mengalokasi dana subsidi perumahan dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp23 triliun untuk pembiayaan 200.000 unit rumah subsidi.

Hal ini masih ditambah dengan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) senilai Rp888,46 miliar untuk 22.586 unit rumah.

Tahun 2045 Ditargetkan Zero Backlog Perumahan (Istimewa)

Baca Juga: Strategi Komunikasi Dukung Kinerja Bisnis Bank BTN

Halaman:

Editor: Desi Kris

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X