Otomotif

Tips Otomotif: 7 Langkah Mematikan Mesin Mobil yang Benar agar Mobil Tetap Awet!

Oleh: Iit Lita Apriani Senin 13 Mei 2024, 14:24 WIB
Illustrasi. 7 Langkah Mematikan Mesin Mobil yang Benar agar Mobil Tetap Awet

AYOJAKARTA.COM - Berikut tips mengenai cara mematikan mesin mobil dengan benar agar mobil dan mesinnya tetap awet dan tidak cepat rusak.

Mengapa mematikan mesin mobil harus dilakukan dengan cara tertentu?

Karena mematikan mesin secara langsung dapat membuat mesin cepat rusak atau umurnya tidak bertahan lama.

Oleh karena itu, penting untuk mengikuti langkah-langkah yang tepat agar mesin mobil tetap dalam kondisi prima.

Baca Juga: Tes IQ: Suka Tantangan Mendebarkan? Coba Temukan 3 Perbedaan pada Gambar Bos Memarahi Karyawannya, Uji Kemampuan Analisamu

Inilah langkah-langkah cara mematikan mesin mobil yang tepat berdasarkan informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Tips Otomotif Channel (13/05/2024).

Langkah 1: Pastikan Mobil Dalam Keadaan Aman

Sebelum mematikan mesin, pastikan mobil berhenti dan dalam posisi netral. Tariklah handbrake untuk memastikan mobil tidak bergerak.

Langkah 2: Matikan Peralatan Listrik

Sebelum mematikan mesin, pastikan untuk mematikan semua peralatan listrik di dalam mobil, seperti lampu kabin, audio, dan lain-lain.

Hal ini penting untuk mencegah aki mobil menjadi lemah atau habis daya.

Langkah 3: Matikan Lampu Utama

Jangan lupa untuk mematikan lampu utama mobil agar tidak menyebabkan aki menjadi lemah. Lampu utama yang ditinggalkan menyala dapat mempercepat kerusakan aki.

Langkah 4: Matikan AC

Sebelum mematikan mesin, pastikan untuk mematikan sistem pendinginan udara (AC) mobil. AC yang dibiarkan menyala dapat membebani mesin dan aki mobil, sehingga sebaiknya dimatikan terlebih dahulu.

Baca Juga: Hal yang Haram Dilakukan saat Mudik Lebaran Menurut Praktisi Otomotif, Pemudik Wajib Tahu!

Langkah 5: Jangan Menggeber Gas

Sebelum mematikan mesin, hindari kebiasaan menggeber gas. Hal ini tidak diperlukan lagi pada mesin mobil modern yang menggunakan sistem injeksi bahan bakar. Menggeber gas hanya akan mempercepat kerusakan mesin.

Langkah 6: Pastikan Idle Stabil

Sebelum mematikan mesin, pastikan RPM (putaran per menit) mesin stabil. Hal ini menandakan bahwa mesin dalam kondisi siap dimatikan dan tidak sedang bekerja keras.

Langkah 7: Matikan Mesin

Setelah semua langkah di atas dilakukan, barulah matikan mesin mobil. Pastikan bahwa mesin mati sepenuhnya sebelum meninggalkan mobil.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan mesin mobil dapat tetap awet dan tahan lama, serta tidak cepat rusak.

Reporter Iit Lita Apriani
Editor Jinan Vania Barizky