AYOJAKARTA.COM – Saat ini, banyak konsumen dan netizen yang masih penasaran dengan kualitas rangka eSAF Honda.
Untuk menjawab pertanyaan ini, berikut rangkuman informasi dari sumber yang dapat dipercaya dan objektif, Detect Engineering, yang memiliki keahlian dalam analisis elemen hingga Finite Element Analysis (FEA).
Melansir kanal YouTube – Mahendra Bigbike, FEA adalah metode analisis yang digunakan untuk mensimulasikan respons suatu benda terhadap gaya tertentu.
Dengan analisis ini, kita dapat memahami bagaimana gaya tersebar pada rangka eSAF dan batas kekuatannya.
Selama pemeriksaan terhadap motor Honda Beat yang memiliki kilometer rendah (hanya 0,2 km), ditemukan bercak kuning-orange pada rangka eSAF.
Namun, tim juga melakukan pemodelan rangka eSAF pada komputer dan simulasi FEA yang mengejutkan. Rangka eSAF ternyata memiliki desain yang kuat dan kokoh.
Sebagian besar strukturnya mampu menahan tekanan hingga 30 fps, menunjukkan bahwa ini adalah desain rangka yang bagus.
Baca Juga: Suzuki Rilis Skutik Baru di Tengah Kisruh Rangka eSAF Honda, Harganya Cuma Rp15 Juta!
Tetapi pertanyaannya adalah mengapa sering terjadi patah pada rangka eSAF meskipun memiliki desain yang baik?
Patahnya rangka eSAF biasanya bukan disebabkan oleh kelemahan struktur desainnya. Menurut tim, patahnya rangka eSAF biasanya disebabkan oleh masalah karat dan keropos.
Ada tiga penyebab utama terkait masalah ini. Pertama, masalah pengelasan. Terlihat bahwa titik-titik pengelasan pada rangka eSAF memiliki bekas silikat yang tidak dibersihkan dengan baik setelah proses pengelasan.
Kedua, masalah pengecatan. Lapisan cat tidak dapat menempel dengan sempurna pada bekas titik pengelasan karena silikat bersifat isolatif, yang mengakibatkan kemudahan terjadinya karat pada bagian yang tidak dilapisi cat.
Selain itu, bagian dalam rangka eSAF juga tidak memiliki lapisan cat, sehingga karat bisa muncul dari dalam rangka.
Faktor ketiga adalah genangan air. Meskipun lubang pembuangan air telah disematkan pada bagian bawah rangka, lubang tersebut tidak selalu berada pada bagian terbawah.
Genangan air masih bisa terjadi, terutama pada tutup bawah motor Honda Beat yang memiliki lubang pembuangan yang kecil.
Baca Juga: Viral Rangka eSAF Patah, Akun Medsos Perusahaan Sepeda Motor Saling Sindir
Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa rangka eSAF memiliki desain yang bagus, namun masalah produksi dan penyelesaian akhir menjadi penyebab keropos dan mudahnya terjadi patah, terutama akibat karat.
Dalam hal ini, penting untuk memastikan bahwa proses produksi dan penyelesaian akhir dilakukan dengan baik, termasuk pembersihan silikat dan perlindungan terhadap karat.
Selain itu, lubang pembuangan air yang efektif juga penting untuk mencegah genangan air pada rangka eSAF.