AYOJAKARTA.COM -- Membeli sebuah sepeda motor tidak hanya sekadar memilikinya saja, namun perlu dilakukan perawatan secara berkala untuk menghindari kerusakan.
Seperti salah satu contohnya memeriksa oli gardan yang sering dilupakan oleh pemilik kendaraan.
Oli gardan merupakan pelumas yang dibutuhkan untuk melicinkan komponen transmisi otomatis.
Baca Juga: 5 Ciri Orang Jenius Dilihat dari Fisik, Punya Ekspresi Wajah Seperti Ini
Pemberian pelumas pada komponen transmisi bertujuan agar saat saling bergesekan tidak ada komponen yang cepat rusak.
Selain itu para pemilik kendaraan harus memperhatikan pergantian oli gardan motor matik yang disarankan dilakukan adalah setiap 8.000 km sekali.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman purwasuka.suara.com (30/6/2023), berikut ciri oli gardan motor habis:
1. Kendaraan Bergetar
Suara kasar yang berada pada kendaraan Anda merupakan tanda bahwa oli gardan harus segera diganti.
Baca Juga: Dear Nasabah BCA, Transfer Online ke Blu via Mobile hingga ATM Berubah dari Rp0 Jadi Rp6.500
Selain itu efek suara kasar yang terdengar akan membuat mesinnya secara tiba-tiba langsung bergetar.
Masalah tersebut dapat menimpa kendaraan Anda karena pelumasan tidak bisa lagi berjalan dengan sempurna.
Sehingga saat melalui jalan-jalan tertentu seperti jalan turunan, maka getaran itu tidak dapat untuk Anda hindari walaupun sudah hati-hati.
2. Ada Suara yang Bising
Suara bising yang keluar dari mesin Anda saat telah lama tidak mengganti oli gardan.
Hal ini terjadi karena oli gardan itu berguna untuk menggerakkan transmisi otomatis sudah encer alias tidak kental lagi.
Jika terus dibiarkan maka akan menyerang komponen lain pada motor matic Anda hingga akhirnya terjadi kerusakan.
Oli gardan memang sangat penting untuk dilakukan pengecekan dengan kisaran waktu 3 bulan sekali.
Namun hal itu tergantung pemakaian kendaraan bermotor, sebab jika setiap hari digunakan seperti halnya untuk mobilitas ojek online maka tentunya semakin cepat pula harus dilakukan pengecekan.***