Otomotif

5 Bahaya Telat Ganti Oli Motor, Jangan Anggap Sepele karena Kerugian Ini akan Terjadi

Oleh: Awit Wiarni Sabtu 17 Jun 2023, 15:11 WIB
Ilustrasi bahaya telat ganti oli motor.

AYOJAKARTA.COM – Meskipun terlihat sepele, namun mengganti oli motor pada waktu yang tepat akan dapat menghindari 5 bahaya telat ganti oli motor.

Bahkan, oli merupakan salah satu bagian dari motor yang paling penting, maka dari itu perlu diperhatikan 5 bahaya telat ganti oli motor agar kamu dapat menghindarinya.

Karena jika mengabaikan ketaatan dalam mengganti oli motor, maka akan bisa terjadi 5 bahaya telat ganti oli motor.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Autoexpose, inilah 5 bahaya telat ganti oli motor yang bisa terjadi.

Baca Juga: Rekomendasi Oli Motor Matic Cocok BeAt hingga Scoopy

1. Pelumas yang Berkurang

Oli yang digunakan dalam mesin motor memiliki sifat pelumas yang penting untuk mengurangi gesekan antar komponen mesin.

Jika tidak mengganti oli secara teratur, sifat pelumas oli akan berkurang, dan gesekan antar komponen akan meningkat.

Hal ini dapat menyebabkan keausan yang lebih cepat pada bagian-bagian penting, seperti piston, poros engkol, dan camshaft.

Kerusakan yang disebabkan oleh keausan ini dapat berujung pada kerusakan mesin yang serius dan mahal.

Baca Juga: Apa Itu Oil System Cleaner? Pembersih Ruang Oli Mesin Motor yang Jarang Disadari Kegunaannya

2. Kualitas Oli Menurun

Seiring waktu, kualitas oli akan memburuk karena paparan panas dan kotoran dalam mesin.

Oli yang kotor dan terdegradasi tidak lagi dapat melumasi dan melindungi komponen mesin dengan baik.

Ketika telat mengganti oli, itu artinya mengorbankan kualitas pelumas yang optimal, sehingga meningkatkan risiko kerusakan mesin.

Baca Juga: 5 Penyebab Boros Bensin di Motor Matic, Ada Hubungannya dengan Oli?

3. Penumpukan Kotoran

Oli yang kotor dan terdegradasi cenderung membentuk endapan dan penumpukan kotoran di dalam mesin.

Hal ini dapat menghambat aliran oli yang baik dan mempengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan. Penumpukan kotoran juga dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran oli, menyebabkan tekanan oli yang tidak seimbang, dan bahkan kerusakan pada komponen yang sensitif.

Baca Juga: 5 Masalah yang Menghantui Motor Jika Telat Ganti Oli

4. Overheating

Oli yang kotor atau terlalu sedikit dapat menyebabkan mesin menjadi panas berlebihan. Oli berfungsi sebagai pendingin mesin, membantu mengendalikan suhu operasional.

Jika oli tidak berfungsi dengan baik, suhu mesin akan meningkat dan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen penting, seperti silinder, klep, atau kopling.

Baca Juga: 5 Tanda Motor Harus Segera Ganti Oli, Bukan Dilihat dari Jarak Kilometer Aja

5. Penurunan Kinerja Mesin

Pada kendaraan yang olinya tidak optimal dapat mempengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan. Motor mungkin akan mengalami penurunan tenaga, akselerasi yang lambat, atau konsumsi bahan bakar yang meningkat.

Motor juga dapat terdengar lebih kasar atau berisik karena kurangnya pelumasan yang efektif.

Maka dari itu mengganti oli secara tepat waktu adalah investasi yang penting untuk menjaga kesehatan dan umur mesin motor.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Tedi Rukmana