Pendidikan

Jangan sampai Salah! 7 Langkah Krusial Persiapan Dapodik 2025 Semester Genap

Oleh: Fina Salsabila Aura Kamis 09 Jan 2025, 05:55 WIB
Saat ini, seluruh operator sekolah di Indonesia bersiap menghadapi transisi penting dalam pengelolaan data pendidikan nasional.

AYOJAKARTA.COM - Saat ini, seluruh operator sekolah di Indonesia bersiap menghadapi transisi penting dalam pengelolaan data pendidikan nasional.

Dalam rangka mempersiapkan implementasi Dapodik 2025 semester genap, para operator sekolah perlu melakukan serangkaian persiapan dokumentasi yang komprehensif.

Langkah pertama yang harus diambil adalah mempersiapkan SK Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) atau SK pembagian tugas guru untuk semester genap 2024-2025.

Disertai dengan jadwal mengajar yang telah disesuaikan dengan jam pembelajaran di sistem Dapodik.

Penting untuk dicatat bahwa jadwal ini harus mengakomodasikan linearitas jam mengajar dan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem.

Aspek penting lainnya yang memerlukan perhatian khusus adalah pembaruan data kepegawaian, terutama untuk guru berstatus PNS.

Baca Juga: KJP Plus Telah Cair, Status Dibatalkan dengan Alasan Tak Masuk Akal Termasuk Skala Prioritas? Ini Solusinya

Operator sekolah perlu mengumpulkan dokumen-dokumen penting seperti SK kepangkatan atau SK kenaikan gaji berkala dengan TMT Januari 2025 ke belakang.

Hal ini nantinya akan diinput ke dalam sistem Dapodik.

Untuk siswa tingkat akhir di semua jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA/SMK), diperlukan verifikasi menyeluruh terhadap dokumen-dokumen yang diperlukan.

Seperti ijazah jenjang sebelumnya, akta kelahiran, kartu keluarga, KTP orang tua, kartu bantuan sosial (jika ada), serta pembaruan nomor kontak orang tua.

Hal ini sangat krusial untuk memastikan kelancaran proses transisi siswa ke jenjang pendidikan berikutnya.

Dari segi teknis, spesifikasi perangkat keras yang digunakan untuk mengoperasikan Dapodik harus memenuhi stnadar minimum yang telah ditetapkan oleh pusat.

Perangkat yang direkomendasikan minimal menggunakan prosesor Intel Core i3 atau setara memori RAM 4GB, penyimpanan SSD 120GB atau HDD 500GB, serta sistem operasi Windows 10 ke atas.

Google Chrome menjadi browser yang sangat direkomendasikan untuk mengakses sistem Dapodik.

Ketika Dapodik 2025 semester genap dirilis, operator perlu memperhatikan apakah rilisnya berupa patch atau installer penuh.

Dikarenakan hal ini akan menentukan proses instalasi yang harus dilakukannya.

Hal yang tidak kalah penting adalah pengelolaan data selama masa transisi ini.

Operator disarankan untuk tidak melakukan perubahan atau penambahan data apapun pada sistem Dapodik semester ganjil yang sudah ditutup.

Hal ini dikarenakan setiap perubahan tidak akan dapat disinkronkan dengan server pusat.

Baca Juga: Trending di TikTok! Jangan Ketinggalan Drakor When The Stars Gossip Episode 3 dan 4 Tayang 11-12 Januari 2025

Semua pembaruan data, baik itu data guru, siswa, maupun sekolah, sebaiknya ditunda hingga sistem Dapodik semester genap resmi diluncurkan.

Pendekatan ini akan memastikan integritas data dan menghindari redundansi atau kehilangan informasi selama proses transisi.

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Aris Abdulsalam