Pendidikan

TOP 10 SMP Negeri Terbaik di DKI Jakarta Berdasarkan Rata-rata Nilai TKA Tahun 2026

Oleh: Katarina Erlita Senin 15 Jun 2026, 17:09 WIB
SMPN 49 Jakarta, Salah Satu Sekolah Negeri Terbaik di Jakarta. (Sumber: s.id/PATSEL)

AYOJAKARTA.COM - Memilih sekolah menengah pertama (SMP) yang tepat adalah keputusan besar bagi orang tua dan siswa.

Di wilayah DKI Jakarta, persaingan untuk masuk ke sekolah negeri selalu menjadi perhatian utama setiap tahunnya.

Salah satu standar yang digunakan untuk mengukur kualitas akademik sebuah sekolah adalah nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA).

TKA merupakan asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku.

Data terbaru dari Kemendikdasmen telah merilis daftar sekolah dengan pencapaian tertinggi pada tahun 2026.

Daftar ini menjadi referensi penting dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Pada tahun 2026, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyediakan kursi 228.000 lebih di sekolah negeri.

Rinciannya, terdiri atas PAUD 6.310 murid, SD 95.965, SMP 73.289, SMA 29.337, SMK 19.541, SLB 891, dan SKB 2.830 murid.

Nilai rata-rata TKA mencerminkan konsistensi sekolah dalam memberikan pengajaran yang efektif kepada para siswanya.

Top 10 SMP Terbaik di DKI Jakarta

Berikut adalah daftar 10 SMP Negeri terbaik di Jakarta berdasarkan pencapaian nilai TKA tahun 2026:

  1. SMPN 49 Jakarta nilai TKA (67,5)
  2. SMPN 225 Jakarta (67,175)
  3. SMPN 115 Jakarta (66,92)
  4. SMPN 85 Jakarta (66,515)
  5. SMPN 41 Jakarta (66,42)
  6. SMPN 252 Jakarta (65,27)
  7. SMPN 77 Jakarta (64,445)
  8. SMPN 73 Jakarta (64,055)
  9. SMPN 131 Jakarta (64,03)
  10. SMPN 103 Jakarta (63,975)

Daftar ini disusun berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Kemendikdasmen untuk tahun akademik 2026.

Nilai-nilai tersebut merupakan gambaran nyata dari prestasi akademik siswa di tingkat menengah pertama di Jakarta.

Orang tua disarankan untuk terus memantau informasi resmi terkait zonasi dan syarat pendaftaran lainnya untuk mendukung rencana pendidikan anak.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita