Pendidikan

5 Jurusan Kuliah Sulit Ditembus di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Peminat Terbanyak 9.593 Orang

Oleh: Lilia Sari Senin 09 Sep 2024, 09:43 WIB
Ilustrasi. Jurusan kuliah sulit ditembus di Fakultas Ekonomi Universitas negeri Jakarta (UNJ) salah satunya Bisnis Digital

AYOJAKARTA.COM - Fakultas Ekonomi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) termasuk salah satu yang memiliki banyak peminat.

Jumlah peminat Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tahun 2023 mencapai 30.559 orang.

Diketahui, Fakultas Ekonomi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memiliki 10 jurusan dari jenjang S1 dan D4.

Baca Juga: Saingannya Banyak! 3 Fakultas Paling Favorit di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Terfavorit Nomor 1 Punya 30.559 Pendaftar

Jurusan-jurusan tersebut mulai dari Akuntansi, Bisnis Digital, Pendidikan Administrasi Perkantoran, hingga Pemasaran Digital.

Dari ke-10 jurusan di Fakultas Ekonomi UNJ, setidaknya ada 5 jurusan kuliah sulit ditembus.

Jurusan di Fakultas Ekonomi yang paling susah ditembus di UNJ adalah jurusan dengan jumlah peminat terbanyak.

Jumlah peminat ini adalah total keseluruhan pendaftar di tiga jalur masuk UNJ, yakni SNPB, SNBT, dan Mandiri pada tahun 2023.

Baca Juga: 7 Jurusan Paling Favorit di Universitas Tadulako (UNTAD), Peminat Terbanyak Capai 1.135 Orang, Prodi Apa?

Penasaran, jurusan Fakultas Ekonomi apa saja yang paling susah ditembus di UNJ?

Simak daftarnya di bawah ini, sebagaimana dilansir ayojakarta dari laman penmaba.unj.ac.id.

1. S1 Manajemen

Daya Tampung: 190

Peminat: 9.593

2. S1 Akuntansi

Daya Tampung: 150

Peminat: 6.128

3. S1 Bisnis Digital

Daya Tampung: 135

Peminat: 5.075

Baca Juga: Berminat Kuliah Bidang Inovasi dan Bisnis, Jurusan Bisnis Digital Belajar Apa?

4. D4 Administrasi Perkantoran Digital

Daya Tampung: 100

Peminat: 2.020

5. S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran

Daya Tampung: 100

Peminat: 1.871

Demikian adalah lima jurusan kuliah sulit ditembus di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) beserta jumlah peminat terbanyak.***

Reporter Lilia Sari
Editor Kartika Endah Prihatin