AYOJAKARTA.COM -- Bantuan sosial (bansos) reguler dari Program Keluarga Harapan (PKH) periode salur Juli-Agustus 2024 sudah mendapatkan titik terang pencairan.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tentu suka cita dan gembira mendapatkan kabar dana pencairan bansos disalurkan.
Terdapat dua cara penyaluran bansos PKH, yaitu melalui Kartu Keluarga Sejahtera atau KKS dan PT Pos Indonesia.
Baca Juga: Mohon Maaf! KPM dari 4 Komponen Ini Belum Dapat Pencairan PKH Juli-Agustus 2024, Siapa Saja?
Bagi yang melalui KKS, bansos PKH dipastikan sudah diterima oleh masing-masing KPM di berbagai bank penyalur seperti BSI, BNI, BRI, dan Mandiri.
Akan tetapi, menurut informasi melalui kanal YouTube DIARY BANSOS yang sering membagikan update seputar pencairan bantuan sosial, masih ada beberapa KPM yang mengeluhkan bansos PKH Juli-Agustus 2024 tak kunjung diterima.
Setelah ditelusuri, terbayar ada 4 komponen yang ada di dalam KPM ternyata memang belum disalurkan.
Baca Juga: Selamat! PKH Juli-Agustus 2024 Cair Serentak di 5 Daerah Ini, Apakah Daerahmu Termasuk?
Sebelum mengetahui apa saja komponen tersebut, cek terlebih dahulu nominal bansos PKH per tahunnya yang diterima oleh KPM:
1. Bantuan Tetap untuk Setiap Keluarga
- Reguler: Rp. 550.000,- / keluarga / tahun
- PKH AKSES: Rp. 1.000.000,- / keluarga / tahun
2. Bantuan Komponen untuk Setiap Jiwa dalam Keluarga PKH
- Ibu hamil: Rp. 2.400.000,-
- Anak usia dini: Rp. 2.400.000,-
- SD: Rp. 900.000,-
- SMP: Rp. 1.500.000,-
- SMA: Rp. 2.000.000,-
- Disabilitas berat: Rp. 2.400.000,-
- Lanjut usia: Rp. 2.400.000,-
Lebih lanjut, 4 komponen yang ada pada KPM yang belum mendapatkan pencairan PKH ternyata masih dalam proses SPM (Surat Perintah Membayar) di SIKS NG online.
Adapun 4 komponen tersebut, yaitu:
1. Balita ke SD
2. SD ke SMP
3. SMP ke SMA
4. SMA lulus
Tetapi masih memiliki komponen lainnya, maka diprediksi pencairan masih dalam proses yang kemungkinan 7-14 hari ke depan baru akan dicairkan atau status SI.
Demikian informasi terkait pencairan bansos PKH Juli-Agustus 2024 yang belum juga cair kepada 4 komponen KPM.***