AYOJAKARTA.COM -- Pendidikan tinggi di Indonesia menawarkan berbagai pilihan bagi calon mahasiswa.
Di antaranya melalui Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Kedua jenis perguruan tinggi ini memiliki karakteristik dan tujuan berbeda meski sama-sama berada di bawah naungan pemerintah.
Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah Ini Cocok untuk Kamu yang Punya MBTI Introvert, Berminat?
Pemilihan antara PTN dan PTKIN sering kali didasarkan pada minat akademik, nilai-nilai keagamaan serta tujuan karier masa depan.
Dalam artikel ini, ayojakarta.com akan membahas perbedaan utama antara PTN dan PTKIN dari segi istilah, penyelenggara hingga mekanisme seleksi masuk.
Dengan memahami perbedaan ini, diharapkan calon mahasiswa dapat membuat keputusan yang lebih tepat sesuai kebutuhan dan aspirasi seperti dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @utbk.masukkampus, Selasa (06/08/2024).
Baca Juga: Fakultas di ITS dengan Rata-rata Gaji Tertinggi Beserta Prospek Kerjanya, Dijamin Masa Depan Cerah!
Istilah
PTN (Perguruan Tinggi Negeri)
PTN adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
PTN menawarkan berbagai program studi di berbagai bidang ilmu baik sains, teknologi, sosial, humaniora dan lain-lain.
PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri)
PTKIN adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan Kementerian Agama dan fokus pada pendidikan agama Islam.
Selain program studi keagamaan, PTKIN juga menawarkan program studi umum yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Baca Juga: Selain Modal Skill Tinggi, Ini Cara Lulusan ITB Dapat Pekerjaan Pertama
Penyelenggara
PTN: Diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
PTN bertanggung jawab untuk menyediakan pendidikan tinggi yang berkualitas dalam berbagai disiplin ilmu.
PTKIN: Diselenggarakan oleh Kementerian Agama.
PTKIN fokus pada pendidikan tinggi yang memadukan ilmu pengetahuan umum dengan pendidikan agama Islam.
Baca Juga: Prodi di ITB yang Lulusannya Paling Cepat Dapat Gelar Sarjana, Kuliahnya Kurang dari 4 Tahun Lho!
Seleksi Masuk
PTN:
1. SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Seleksi ini berdasarkan prestasi akademik siswa selama di sekolah menengah.
2. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Seleksi ini dilakukan melalui ujian tertulis yang menguji kemampuan akademik calon mahasiswa.
3. Ujian Mandiri: Beberapa PTN juga mengadakan ujian masuk mandiri yang diselenggarakan masing-masing perguruan tinggi.
Baca Juga: 20 Kampus Terbaik di Indonesia versi Webometrics 2024, UI dan UGM Top Teratas
PTKIN:
1. SPAN PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN): Seleksi ini berdasarkan prestasi akademik siswa khusus untuk PTKIN.
2. UM PTKIN (Ujian Masuk PTKIN): Seleksi ini dilakukan melalui ujian tertulis khusus untuk PTKIN.
3. Ujian Mandiri: Beberapa PTKIN juga mengadakan ujian masuk mandiri yang diselenggarakan masing-masing institusi.
Baca Juga: Tembus 2 Digit! Cek 23 Jurusan Teknik yang Ada di Institut Teknologi Bandung (ITB)
Memilih antara PTN dan PTKIN tergantung pada minat dan kebutuhan pribadi calon mahasiswa.
PTN menawarkan program studi yang lebih beragam di berbagai bidang ilmu sementara PTKIN menyediakan pendidikan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam.
Keduanya memiliki mekanisme seleksi yang berbeda dan diselenggarakan kementerian yang berbeda pula.
Sebelum memutuskan, calon mahasiswa sebaiknya mempertimbangkan aspek-aspek ini agar dapat memilih perguruan tinggi yang sesuai tujuan pendidikan dan karier.
Kalau kamu, tim PTN atau PTKIN?***