AYOJAKARTA.COM - Politeknik Statistika atau POLSTAT STIS menjadi salah satu Sekolah Kedinasan paling banyak diminati tahun 2024.
POLSTAT STIS menempati posisi ketiga Sekolah Kedinasan terfavorit peminat terbanyak pada seleksi tahun 2024.
Jumlah peminat POLSTAT STIS kali ini mencapai 17.389 orang hingga pendaftaran ditutup tanggal 13 Juni 2024.
Sementara, kuota penerimaan POLSTAT STIS tahun 2024 sebesar 355 mahasiswa baru.
Dengan demikian, akan ada sebanyak 17.304 peserta gagal dan tak lolos pada penerimaan mahasiswa baru Politeknik Statistika.
Adapun berikut jadwal seleksi penerimaan mahasiswa baru POLSTAT STIS tahun 2024:
- Pendaftaran online (jalur ikatan dinas): 15 Mei - 13 Juni 2024
- Seleksi Administrasi: 17 Mei - 15 Juni 2024
- Seleksi Kompetensi Dasar: 19 Juli - 31 Juli 2024
- Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar: 6 Agustus 2024
- Seleksi Lanjutan I (Psikotes dan Matematika): 10 - 12 Agustus 2024
- Pengumuman hasil seleksi Lanjutan I: 21 Agustus 2024
- Seleksi Lanjutan II (Tes Kesehatan dan Kebugaran): 22 - 28 Agustus 2024
- Pengumuman hasil Seleksi lanjutan II (Tes Kesehatan dan Kebugaran): 5 September 2024
- Pendaftaran ulang Online: 5 - 6 September 2024
- Verifikasi berkas kelulusan: 10 - 11 September 2024
- Penyambutan Mahasiswa Baru: 12 September 2024
- Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB): 13 - 20 September 2024
- Kuliah semester ganjil: 23 September 2024
Saat ini, timeline seleksi masih dalam tahap ujian Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.
Namun, begitu berdasarkan pengalaman tahun lalu tes matematika menjadi salah satu penyebab peserta paling banyak gugur.
Bahkan ada 3 alasan utama yang menyebabkan peserta gugur di tes matematika.
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @kedinasan_id pada Senin, 29 Juli 2024, berikut 3 alasannya:
1. Fisik yang tidak prima saat ujian tes matematika
2. Tidak fokus setelah mengerjakan soal psikotes
3. Kurang persiapan untuk tes matematika
Demikian 3 alasan utama tes matematika paling banyak gugur dalam seleksi POLSTAT STIS berdasarkan pengalaman tahun lalu. ***