Pendidikan

7 Jurusan Kuliah Tersulit di Indonesia Namun Prospek Kerja Menjanjikan Bagi Lulusannya, Tertarik Daftar?

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 08 Jul 2024, 13:18 WIB
Ilustrasi jurusan kuliah tersulit.

AYOJAKARTA.COM – Ada banyak sekali tipe jurusan kuliah di Indonesia dengan berbagai kategori mulai dari yang termudah hingga tersulit.

Nah, melalui artikel ini akan dibahas secara khusus untuk tipe jurusan kuliah kategori tersulit ada apa saja.

Meski berbagai jurusan kuliah ini masuk kategori tersulit baik untuk masuk maupun lulusnya, prospek kerjanya sangat menjanjikan.

Dikutip dari akun Instagram @suksessnbt pada Senin, 8 Juli 2024, berikut daftar jurusan kuliah tersulit namun prospek kerja menjanjikan bagi lulusannya.

Baca Juga: Kamu Pecinta Game? 4 Jurusan Kuliah Ini Cocok Untuk Gamers, Prospek Pekerjaannya Lumayan Menjanjikan Lho!

KEDOKTERAN

Jurusan kuliah tersulit di posisi pertama ditempati dari bidang kesehatan tepatnya adalah jurusan Kedokteran.

Untuk lulus dari jurusan ini umumnya para mahasiswa kedokteran membutuhkan waktu sekitar 5-7 tahun.

Tahapan yang harus ditempuh juga banyak, mulai dari memahami teori medis, hingga praktik klinis di rumah sakit atau klinik.

Ditambah apabila ingin menjadi seorang dokter spesialis, mahasiswa jurusan Kedokteran harus melanjutkan kuliah.

Baca Juga: 3 PTN dengan Jurusan Kedokteran Termahal di Indonesia, Uang Pangkal Sentuh hingga 3 Digit Rp250 Juta Lho!

TEKNIK NUKLIR

Berikutnya, ada Teknik Nuklir yang juga masuk kategori jurusan kuliah tersulit baik untuk masuk maupun lulusnya.

Selain sulit, resiko dari jurusan Teknik Nuklir ini juga sangat besar dimana mahasiswa tidak hanya harus menguasai konsep fisika nuklir, rekayasa reactor, serta manajemen limbah nuklir.

Namun mahasiswa juga harus bertanggung jawab atas resiko yang sangat besar yang mungkin dihasilkan dari Teknik Nuklir ini.

Baca Juga: KEREN! 5 Jurusan Kuliah yang Tangguh dan Sulit Digantikan AI, Selalu Dibutuhkan di Dunia Kerja Lho, Jurusan Apa Itu?

FARMASI

Jurusan kuliah Farmasi juga masuk daftar tersulit lantaran tidak sesederhana kelihatannya disebabkan mahasiswa tidak hanya belajar tentang materi saja.

Tetapi juga harus sering praktik di laboratorium yang mana ketelitian sangat diperlukan dalam jurusan farmasi ini karena berhubungan dengan komposisi obat-obatan untuk pasien.

Baca Juga: 10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi THE WUR by Subject 2024, UI Moncer Nomor 1!

ILMU FISIKA MURNI

Tidak hanya belajar tentang ilmu fisika seperti yang dipelajari di bangku sekolah, namun di tingkat perguruan tinggi jurusan Ilmu Fisika Murni juga mempelajari tentang ilmu fisika yang lebih tinggi.

Seperti fisika nuklir dan partikel, fisika material, fisika material terkondensasi, fisika instrumentasi elektronika, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Auto Lolos! Ini 10 Jurusan di Unair Jadi Langganan Sepi Peminat Tiap Tahun, Ada yang Cuma 29 Pendaftar

ARSITEKTUR

Untuk kuliah di jurusan Arsitektur mahasiswa tidak hanya harus jago menggambar saja lantaran jurusan ini membutuhkan berbagai hal yang lebih dari itu.

Seperti kreativitas, pemahaman teknis, dan juga keterampilan desain pasalnya bangunan tidak hanya bernilai seni tapi juga memenuhi syarat teknis dan fungsional.

Baca Juga: TOP 5 PTN Peraih Skor UTBK Tertinggi Jurusan Kedokteran 2024, Nomor 1 Kampus Top, Siapa?

STATISTIKA

Salah satu jurusan berikutnya yang juga tergolong sulit adalah Statistika yang sangat membutuhkan ketelitian ekstra.

Selain itu jurusan ini juga dikenal sulit untuk dipelajari lantaran ada analisis data, mengolah dan juga menyajikan data dalam bentuk analisa.

Baca Juga: Peluang Lolos Makin Lebar! Ini 20 Jurusan Sepi Peminat di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Untuk D4/S1 dan Daya Tampung

TEKNIK DIRGANTARA

Terakhir ada jurusan Teknik Dirgantara yang juga tidak mudah untuk dipelajari karena mahasiswa akan mempelajari berbagai ilmu tentang kedirgantaraan.

Seperti tentang airframe, konstruksi, bentuk aerodinamika, mekanika terbang, sistem pesawat dan wahana ruang angkasa, serta sistem transportasi udara.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Tedi Rukmana