Pendidikan

20.611 Peserta SKD Sekdin Kemenhub Bersiap! Cek Skor Aman Tertinggi dan Terendah Lolos SKD 2024 Tiap Prodi D-3 dan D-4

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Minggu 07 Jul 2024, 18:31 WIB
Sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (sekdin Kemenhub) kembali membuka penerimaan calon taruna-taruni baru tahun akademik 2024/2025.

AYOJAKARTA.COM - Sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (sekdin Kemenhub) kembali membuka penerimaan calon taruna-taruni baru tahun akademik 2024/2025.

Dari total pendaftar sekdin Kemenhub tahun 2024 sebanyak 23.573 orang, calon taruna-taruni yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mencapai 20.611 peserta.

Pengumuman hasil seleksi administrasi sekdin Kemenhub bisa dilihat melalui laman resmi https://dikdin.bkn.go.id atau portal sekdin sekdin Kemenhub resmi di https://sipencatar.dephub.go.id

Tahun 2024 ini, total kebutuhan penerimaan calon taruna-taruni baru di sekolah kedinasan Kemenhub adalah 622 kuota yang dibagi menjadi 15 kampus baik matra darat, laut, maupun udara.

Dari total 622 kuota penerimaan sekdin Kemenhub yabg disediakan, masih dibagi menjadi tiga formasi pola pembibitan, antara lain 472 pola pembibitan Kementerian Perhubungan, 144 pola pembibitan pemerintah daerah, dan 6 pola pembibitan untuk putra dan putri Papua.

Seleksi Kompetensi Dasar sekdin Kemenhub tahun 2024 dilaksanakan tanggal 18 Juli-6 Agustus 2024.

Kuota kelolosan SKD tiap prodi D-3 dan D-4 sekdin Kemenhub didapatkan dari lima kali jumlah kuota per prodi untuk Polbit Pusat, tiga kali jumlah kuota per prodi setiap pemerintah daerah untuk Polbit Pemda.

Lalu berapakah skor kelolosan tiap prodi D-3 dan D-4 sekdin Kemenhub tahun 2024?

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @aymangayu pada Minggu, 7 Juli 2024, berikut skor aman tertinggi dan terendah SKD sekdin  Kemenhub tahun 2024 untuk tiap prodi:

Baca Juga: Sebanyak 20.611 Peserta Dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi, Ini Skor Aman SKD Sipencatar Sekolah Kedinasan Kemenhub

1.  PTDI STTD Bekasi

Kuota lulus SKD: 677


Nilai Tertinggi SKD D-3 Transportasi Darat: 495

Nilai Terendah SKD D-3 Transportasi Darat: 426

Nilai Tertinggi SKD D-4 TRO: 488

Nilai Terendah SKD D-4 TRO: 372

2.  PPI Madiun

Kuota lulus SKD: 175

Nilai Tertinggi SKD D-3 TBJP: 459

Nilai Terendah SKD D-3 TBJP: 413

Nilai Tertinggi SKD D-3 TEP: 454

Nilai Terendah SKD D-3 TEP: 408

Nilai Tertinggi SKD D-3 MTP: 463

Nilai Terendah SKD D-3 MTP: 436

Nilai Tertinggi SKD D-3 TMP: 455

Nilai Terendah SKD D-3 TMP: 400

3.  PKTJ Tegal

Kuota lulus SKD: 280

Nilai Tertinggi SKD D-4 RSTJ: 494

Nilai Terendah SKD D-4 RSTJ: 418

Nilai Tertinggi SKD D-4 TRO: 460

Nilai Terendah SKD D-4 TRO: 397

Nilai Tertinggi SKD D-3 TO: 457

Nilai Terendah SKD D-3 TO: 394

4.  PPI Curug

Kuota lulus SKD: 340

Nilai Tertinggi SKD D-3 OBU: 461

Nilai Terendah SKD D-3 OBU: 386

Nilai Tertinggi SKD D-3 PKP: 446

Nilai Terendah SKD D-3 PKP: 349

5.  Poltekpel Aceh

Kuota lulus SKD: 505

Nilai Tertinggi SKD D-3 KK: 450

Nilai Terendah SKD D-3 KK: 319

6. Poltekpel Surabaya

Kuota lulus SKD: 405

Nilai Tertinggi SKD D-3 MTU: 475

Nilai Terendah SKD D-3 MTU: 455

7.  Poltrans SDP Palembang

Kuota lulus SKD: 115

Nilai Tertinggi SKD D-3 Nautika: 443

Nilai Terendah SKD D-3 Nautika: 367

Nilai Tertinggi SKD D-3 MTPD: 483

Nilai Terendah SKD D-3 MTPD: 427

8.  Poltrada Bali

Kuota lulus SKD: 110

Nilai Tertinggi SKD D-3 MTJ: 466

Nilai Terendah SKD D-3 MTJ: 406

9. PIP Makassar

Kuota lulus SKD: 140

Nilai Tertinggi SKD D-3 Nautika: 448

Nilai Terendah SKD D-3 Nautika: 370

10. Poltekbang Palembang

Kuota lulus SKD: 20

Prodi baru dibuka kembali tahun ini

11.  Poltekbang Surabaya

Kuota lulus SKD: 10

Nilai Tertinggi SKD D-3 EP: 480

Nilai Terendah SKD D-3 EP: 371

12.  Poltekbang Medan

Kuota lulus SKD: 10

Prodi baru dibuka tahun ini

13.  Poltekbang Makassar

Kuota lulus SKD: 5

Nilai Tertinggi SKD D-3 TBU: 439

Nilai Terendah SKD D-3 TBU: 428

14.  Poltekbang Jayapura

Kuota lulus SKD: 12

Hanya diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP)

15.  Poltekpel Sorong

Kuota lulus SKD: 12

Hanya diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP)

***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Tedi Rukmana