Pendidikan

12 Jurusan Kuliah Tersulit di Indonesia, Pantas Mahasiswanya Lama Lulus, Berani Daftar?

Oleh: Kartika Nugraha Sabtu 06 Jul 2024, 09:19 WIB
12 jurusan kuliah tersulit di Indonesia yang bikin mahasiswa lama lulus/

AYOJAKARTA.COM - Berikut 12 jurusan kuliah tersulit di Indonesia yang membuat mahasiswa lama lulus.

Tak jarang saat memilih jurusan kuliah setiap calon mahasiswa memiliki sejumlah pertimbangan.

Dari sekian jurusan kuliah perguruan tinggi, beberapa diantaranya ada yang terkenal dengan kesulitan saat awal mendaftar bahkan dalam menempuh perkuliahannya.

Namun jangan disangka, meski terbilang sulit jurusan kuliah ini memiliki prospek kerja bagus.

Baca Juga: SMA Negeri 48 Raih Peringkat 1! 15 SMA Terbaik di Jakarta Timur Berdasarkan Rata-rata Nilai Prestasi Akademik di PPDB 2024, Ada Sekolahmu?

Dikutip dari YouTube Satrio Bagus Utomo, Sabtu 6 Juli 2024 inilah 12 jurusan kuliah tersulit di Indonesia:

1. Teknik Arsitektur

Jurusan pertama yang termasuk tersulit adalah teknik arsitektur. Berdasarkan studi dan pendapat para ahli, jurusan ini sering kali disebut sebagai salah satu yang paling sulit di bidang ilmu sains.

Mahasiswa arsitektur akan belajar tentang penilaian kelayakan proyek, manajemen bangunan dan lingkungan, industri bahan dan elemen bangunan, serta beberapa mata kuliah penting lainnya.

Baca Juga: Ide Bisnis Modal RP 0, Bisa Full WFH, Cocok Buat Pemula, Graduated Atau Lulusan SMA

Meski sulit, prospek kerja lulusan arsitektur sangat menjanjikan, seperti menjadi arsitek, kontraktor, pengembang, surveyor, dan konsultan arsitektur.

2. Teknik Kimia

Teknik kimia mengajarkan cara memproses bahan mentah menjadi produk melalui proses kimia. Mahasiswa mempelajari kombinasi ilmu kimia dan teknik industri.

Baca Juga: Ingin Jadi Dokter? Ini Dia 8 Perguruan Tinggi yang Baru Buka Fakultas Kedokteran, dan 14 Fakultas Kedokteran dengan Peluang Masuk yang Tinggi

Lulusan teknik kimia dapat bekerja di berbagai lembaga pemerintah dan swasta, serta posisi seperti quality engineer, manufacturing engineer, ahli kimia, research & development engineer, dan process control engineer.

3. Teknik Penerbangan

Jurusan ini memerlukan sekitar 19 jam per minggu untuk tugas-tugasnya. Di Indonesia, dikenal sebagai teknik mesin dan dirgantara, jurusan ini mempelajari perancangan mesin, konversi energi, teknik produksi mesin, desain hingga perawatan pesawat terbang.

Meski sulit, jurusan ini menawarkan prospek karier yang cerah di berbagai instansi pemerintah dan swasta seperti Kementerian Perhubungan, LAPAN, serta lembaga pendidikan.

Baca Juga: Singgung Sengkarut PPDB, Indra Charismiadji: Jumlah Sekolah Tidak Sesuai dengan Jumlah Penduduk Indonesia

4. Biologi dan Sel Molekuler

Jurusan ini mempelajari kapasitas dan bentuk makhluk hidup serta mencakup kimia, sains, matematika, biokimia, ekologi, molekuler, hingga imunologi.

Lulusan biologi dan sel molekuler dapat bekerja sebagai ahli biostatistik, ahli biomedis, peneliti bioinformatika, dosen, dan di bidang research & development.

5. Ilmu Fisika Murni

Baca Juga: 16 Jurusan D3-S1 dengan UKT dan IPI Termurah di UNSOED Jalur SNBP, SNBT dan Mandiri 2024, Golongan IPI Tertinggi Ada yang Cuma Rp 15 Jutaan!

Fisika sering dianggap sulit, dan di bangku perkuliahan, mahasiswa tidak hanya belajar menghitung dengan rumus, tetapi juga mempelajari hal-hal yang lebih luas seperti fisika nuklir, fisika material, fisika instrumentasi elektronika, geofisika, fisika medis, dan biofisika.

Lulusan fisika memiliki prospek kerja sebagai ilmuwan fisika, PNS, pekerja di perusahaan energi, BUMN, dan lain-lain.

6.Astronomi

Jurusan ini mempelajari ilmu alam semesta seperti awan, planet, bebatuan, bintang, dan lainnya. Mahasiswa astronomi harus menguasai kalkulus, matematika, dan software.

Baca Juga: Tak Heran Jadi Incaran BUMN! Inilah 10 Prodi S-1 Teknik Elektro Terbaik Versi Asia University Rankings 2024, Gaji Lulusannya Bisa Capai 2 Digit

Lulusan astronomi memiliki prospek kerja di lembaga penelitian seperti BMKG, LAPAN, dan lembaga pendidikan.

7.Teknik Biokimia

Mahasiswa teknik biokimia mempelajari fisika, matematika, komputer, dan fisiologi.

Lulusan teknik biokimia dapat bekerja di perusahaan farmasi, pertanian, dan pangan dengan profesi seperti research & development, quality control, dan quality analyst.

8.Ilmu Matematika

Matematika dianggap sulit dan membutuhkan dedikasi untuk memahaminya. Lulusan matematika diharapkan dapat menciptakan solusi untuk berbagai masalah sehari-hari dengan menyederhanakannya menjadi model matematika.

Prospek kerja lulusan matematika meliputi auditor, data analyst, aktuaris, pekerja di perusahaan perbankan, engineer, dan lainnya.

Baca Juga: Kamu Tipe Orang yang Seperti Apa? Cari Tahu Jawabannya di Sini

9.Statistika

Statistika, sebagai turunan dari matematika, melibatkan pengolahan dan penyajian data dalam bentuk analisis.

Lulusan statistika sangat dibutuhkan di era digital ini untuk memproses data secara akurat dan memiliki banyak peluang karier seperti aktuaris, konsultan aktuaria, pegawai bank, dosen, data scientist, dan lainnya.

10.Farmasi

Farmasi mempelajari obat-obatan alami dan sintetik serta membutuhkan pengetahuan di bidang kimia, biologi, kesehatan masyarakat, manajemen, dan pemasaran.

Lulusan farmasi dapat menjadi apoteker, peneliti bioteknologi, ahli kecantikan, dosen, staf ahli informasi medis, wirausaha, dan lainnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Ungkap Sifat Narsistik Apa yang Kamu Miliki dengan Melihat Gambar Berikut, Fokus Pada Penampilan Fisik atau Status Sosial?

11. Teknik Informatika

Mahasiswa teknik informatika mempelajari penerapan logika matematika dalam penggunaan informasi melalui teknologi komputer.

Lulusan teknik informatika sangat dibutuhkan di era digital ini dan memiliki prospek kerja sebagai programmer, information security analyst, data scientist, web developer, konsultan IT, dan lainnya.

12. Kedokteran dan Bedah

Mahasiswa kedokteran mempelajari cara mendiagnosis dan mengobati penyakit serta pencegahannya dari aspek medis, psikis, sosial, dan budaya.

Prospek kerja lulusan kedokteran sangat menjanjikan dengan peluang untuk praktik di rumah sakit, puskesmas, klinik kesehatan, dan klinik pribadi. Menyelesaikan jurusan ini biasanya memerlukan waktu 5 hingga 6 tahun.

Itulah informasi daftar 12 jurusan kuliah tersulit di Indonesia.***

Baca Juga: SMP Negeri 77 Raih Peringkat 1! Inilah 15 SMP Negeri Terbaik di Jakarta Pusat Berdasarkan rata-rata Nilai Prestasi Akademik di PPDB 2024

Reporter Kartika Nugraha
Editor Imanudin Abdurohman