Pendidikan

Kuliah Jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi Belajar Apa dan Bagaimana Prospek Kerjanya?

Oleh: Sarwendah Minggu 16 Jun 2024, 10:10 WIB
Ilustrasi, Kuliah Jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi

AYOJAKARTA.COM - Di era modern ini, teknologi telah menjadi pendorong utama dalam berbagai sektor industri, termasuk dalam otomasi kerja.

Jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi Kerja menjadi semakin relevan dalam menghadapi transformasi digital yang mengubah cara kita bekerja dan berproduksi.

Namun, apa yang dipelajari dan bagaimana prospek kerjanya di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat?

Program Studi STr. Teknologi Rekayasa Otomasi telah membuktikan keberhasilannya dalam mewujudkan visi misi untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang dibutuhkan industri.

Baca Juga: 8 SMK Terbaik di DKI Jakarta yang Masuk Top Peringkat Nasional LTMPT Berdasarkan Nilai UTBK, Referensi PPDB 2024!

Dukungan data dari hasil tracer study yang dilakukan oleh Universitas Diponegoro pada tahun 2021 mengungkapkan bahwa 79% lulusan program ini telah berhasil memasuki dunia kerja dalam waktu singkat.

Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Teknik Otomasi UNDIP pada Minggu (16/6/2024) berikut informasi tentang jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi:

Keberhasilan ini menjadi cerminan dari komitmen program dalam mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai di berbagai sektor industri.

Lulusan Program Studi STr. Teknologi Rekayasa Otomasi memiliki keahlian yang sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon Mulai Tunjukkan Titik Terang, Peran Iptu Rudiana dan Penghapusan 2 Nama DPO Mulai Dipertanyakan

Mahasiswa jurusan teknologi rekayasa otomasi dilatih untuk menguasai berbagai bidang, termasuk:

- Automation control engineer yaitu ahli dalam mengendalikan dan mengoptimalkan sistem otomasi.

- Automation technician, bertanggung jawab dalam pemeliharaan dan perbaikan sistem otomasi.

- PLC Programmer, spesialis dalam pengembangan dan pemrograman PLC (Programmable Logic Controller).

- Technopreneur atau industrial automation sales, memiliki keterampilan kewirausahaan dan penjualan untuk solusi otomasi industri.

- Automation product supervisor yaitu memimpin pengembangan produk otomasi baru.

Prospek kerja jurusan Teknologi Rekayasa Otomasi:

Para lulusan program ini rata - rata membutuhkan waktu 0-5 bulan untuk mendapatkan pekerjaan, menunjukkan tingkat kesiapan yang tinggi dalam memasuki pasar kerja.

Baca Juga: Tes IQ Ilusi Optik: Cari Angka 6 dalam 12 Detik dan Buktikan Mata Kamu Masih Tajam!

Mereka tersedia untuk berkontribusi di berbagai sektor industri seperti otomotif, perangkat lunak dan solusi otomatisasi robot, serta bidang instrumentasi dan pengukuran lainnya.

Program Studi STr. Teknologi Rekayasa Otomasi telah berhasil mencapai tujuan utamanya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja.***

Reporter Sarwendah
Editor Desi Kris