Pendidikan

Tak Disangka, Ini 10 Prospek Kerja Jurusan Ekonomi Pembangunan dengan Gaji Besar dan Menjanjikan

Oleh: Sarwendah Minggu 16 Jun 2024, 06:03 WIB
Ilustrasi. Jurusan Ekonomi Pembangunan

AYOJAKARTA.COM - Jurusan Ekonomi Pembangunan sering kali dipandang sebelah mata dibandingkan dengan jurusan lain yang lebih populer seperti Akuntansi atau Manajemen.

Namun, tahukah kamu bahwa lulusan Ekonomi Pembangunan memiliki prospek kerja yang sangat menjanjikan?

Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional, keahlian dalam memahami, merancang, dan mengimplementasikan kebijakan pembangunan ekonomi sangatlah dibutuhkan.

Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Dunia Kuliah dan Beasiswa, Minggu (16/6/2024), berikut 10 prospek kerja untuk lulusan jurusan kuliah Ekonomi Pembangunan:

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Gorden Nomor 1,2 atau 3? Bongkar Karakteristik Asli yang Kamu Miliki

1. Market Analyst,

Sebagai seorang Market Analyst, tugas utama kamu adalah melakukan analisis kegiatan pasar dari berbagai sektor.

Kamu akan membantu perusahaan memahami tren pasar, mengidentifikasi peluang bisnis, dan merancang strategi pemasaran yang efektif. Gaji yang diperoleh antara Rp 5 juta hingga Rp 20 juta per bulan.

2. Aktuaris

Pernahkah kamu mendengar tentang aktuaris? Peran ini lebih berfokus pada produk asuransi.

Tugas utama aktuaris adalah merancang produk asuransi, menetapkan status keuangan perusahaan, serta membuat proyeksi keuangan jangka panjang.

Gaji yang bisa diperoleh dari seorang aktuaris antara Rp4 juta hingga Rp7 juta per bulan.

3. Kredit analis

Kredit Analis bertugas untuk menganalisis nasabah yang mengajukan kredit di bank. Tidak semua nasabah bisa mendapatkan kredit karena harus disesuaikan dengan kemampuan finansial mereka. Gaji yang diperoleh berkisar Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan.

4. Bisnis analis

Bisnis Analis bertanggung jawab melakukan analisis dan observasi perilaku konsumen. Hasil analisis ini akan digunakan untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk perusahaan.

Pekerjaan bisnis analis dapat memperoleh gaji berkisar antara Rp4 juta hingga Rp12 juta per bulan.

5. Sistem analis

Sistem Analis melakukan berbagai tugas seperti analisis perilaku organisasi, pilihan operasi yang cocok, dan analisis biaya untuk pengembangan sistem. Gaji yang dapat diperoleh dari pekerjaan sistem analisis berkisar Rp5 juta hingga Rp11 juta per bulan.

6. Financial Analis

Financial Analisis bertanggung jawab untuk perencanaan dan analisis keuangan perusahaan. Gajinya bisa mencapai sekitar Rp7 juta hingga Rp9 juta per bulan.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon Mulai Tunjukkan Titik Terang, Peran Iptu Rudiana dan Penghapusan 2 Nama DPO Mulai Dipertanyakan

7. Ekonom

Ekonom mengidentifikasi permasalahan ekonomi di suatu wilayah atau negara. Selain itu, meneliti isu-isu ekonomi yang sedang terjadi untuk mencari solusi terbaik. Gaji berisar Rp4 juta hingga Rp6 juta per bulan.

8. Pendidik (Guru/Dosen)

Jika kamu suka mengajar, menjadi guru atau dosen di bidang ekonomi bisa menjadi pilihan. Untuk menjadi dosen, kamu harus menempuh pendidikan lanjutan minimal S2 di jurusan yang serupa.

Gaji dosen berkisar antara Rp3 juta hingga Rp7 juta per bulan dengan tambahan bonus dan tunjangan.

9. Trend analis

Trend analis bertanggung jawab untuk merancang dan mengembangkan desain stok distribusi serta pemasaran produk. Mereka juga memastikan langkah penjualan sesuai dengan SOP perusahaan.

Gaji yang diperoleh berkisar antara Rp3 juta hingga Rp8 juta per bulan.

10. Akuntan

Akuntan bertugas mengelola keuangan dan menyusun laporan keuangan perusahaan. Gaji seorang akuntan berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per bulan.

Untuk menjadi akuntan profesional, kamu memerlukan sertifikasi tambahan seperti CPA (Certified Public Accountant) dan lain-lain.

Demikian 10 prospek kerja jurusan Ekonomi Pembangunan yang bisa kamu pertimbangkan.***

Reporter Sarwendah
Editor Desi Kris