Pendidikan

Ini Dia Proses Penilaian hingga Pengumuman 1.000 Sekolah Termasuk di Indonesia

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Sabtu 15 Jun 2024, 10:24 WIB
Ilustrasi proses penilaian dan pengumuman

AYOJAKARTA.COM - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) telah merilis daftar top 1.000 SMA/MA/SMK di seluruh Indonesia.

Penilaian ini berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2022.

Berikut beberapa poin penting dari proses pengumuman dari LTMPT, seperti dilansir Ayojakarta.com, Sabtu 15 Juni 2024 :

1. Jumlah peserta dan sekolah

Baca Juga: Selamat! 7210 Pendaftar Sudah Dinyatakan Lulus di SNBT 2024, Ini Daftar 7 Jurusan Kuliah Termahal di Universitas Udayana

Tahun 2022, terdapat 745.115 yang mengikuti UTBK. Mereka berasal dari 23.657 sekolah.

Dari total siswa tersebut, siswa yang berasal dari 3.381 sekolah dinyatakan memenuhi syarat untuk masuk dalam peringkat dengan jumlah peserta lebih dari 40 orang.

2. Metode Penilaian

Nilai UTBK 2022 dihitung dari :

- Tes Potensi Skolastik (TPS), 60 %

- Tes Kompetensi Akademik (TKA), 40 %

- Peserta yang ikut ujian campuran, nilai TKA yang diambil adalah yang tertinggi antara kelompok Saintek dan Soshum

3. Peserta yang dinilai

Baca Juga: Tes Psikologi: Kamu Sosok yang Benar-benar Bermanfaat Atau Sekedar Dimanfaatkan, Jawab dengan Jujur 10 Pertanyaan Berikut Untuk Mengetahuinya

Dari total jumlah peserta, hanya 515.165 yang memenuhi kriteria penilaian untuk peringkat sekolah.

Dari proses tersebut, nilai tertinggi untuk prodi Saintek adalah 830,98.

Sedangkan untuk nilai tertinggi di prodi Soshum adalah 786,17.

Peringkat ini yang selanjutnya jadi gambaran kualitas pendidikan di sekolah berdasarkan performa siswa dalam UTBK.

Dari proses tersebut, muncul daftar 1.000 SMA/MA/SMK terbaik di Indonesia.

Daftar sekolah tersebut dapat dijadikan referensi orang tua dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).***

Baca Juga: Selain Mengasah Otak, Tes IQ Ini Juga Ampuh Menghilangkan Stress, Temukan 10 Perbedaan Pada Gambar Monyet Ini

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Imanudin Abdurohman