Pendidikan

Simulasi Seleksi PPDB Jalur Zonasi Tahun 2024, Calon Peserta Didik Baru Merapat!

Oleh: Nuriyah Nofasari Rabu 05 Jun 2024, 07:11 WIB
PPDB jalur zonasi diperuntukkan untuk calon peserta didik baru yang tinggal dalam wilayah zonasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

AYOJAKARTA.COM — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur zonasi menjadi salah satu jalur yang banyak diminati oleh warga sekolah.

Namun, banyak yang masih bingung tentang bagaimana proses seleksi jalur zonasi di PPDB 2024.

PPDB jalur zonasi diperuntukkan untuk calon peserta didik baru yang tinggal dalam wilayah zonasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Berikut simulasi seleksi di jalur zonasi untuk memberikan gambaran siswa sekolah.

Baca Juga: Jangan Sampai Lupa! Pra Pendaftaran PPDB 2024 Provinsi DKI Jakarta Akan Ditutup Besok

Pembagian Zona di SD

Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), terdapat dua zona utama:

  1. Zona Prioritas Pertama (JP1): Meliputi satu RT yang sama dengan lokasi sekolah.
  2. Zona Prioritas Kedua (JP2): Meliputi RT yang berbeda dalam satu RW atau kelurahan yang sama, bahkan bisa dalam satu kecamatan yang berdekatan.

Baca Juga: 10 SD Negeri di Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Bisa Jadi Pilihan PPDB 2024

Seleksi Jalur Zonasi

Jika jumlah pendaftar melebihi daya tampung yang tersedia, maka akan dilakukan seleksi berdasarkan kriteria berikut:

  • Usia: Dimulai dari yang tertua hingga yang termuda sesuai dengan zona prioritas.
  • Urutan Pilihan Sekolah: Prioritas diberikan kepada pendaftar yang memilih sekolah tersebut sebagai pilihan pertama.
  • Waktu Mendaftar: Diurutkan berdasarkan waktu pendaftaran, di mana yang mendaftar lebih awal akan lebih diprioritaskan.

Baca Juga: 10 Jurusan SMK yang Lulus Langsung Kerja dan Bergaji Tinggi, Cocok Jadi Referensi PPDB 2024!

Simulasi Seleksi

Contoh Kasus di SD Negeri 01

Jumlah Pendaftar: 25 siswa
Daya Tampung: 20 siswa

Langkah 1: Pengelompokan Zona

Zona Prioritas 1: 9 siswa
Zona Prioritas 2: 16 siswa

Langkah 2: Pengelompokan Usia (Zona Prioritas 1)

Usia 9 tahun: 1 siswa
Usia 7 tahun: 4 siswa
Usia 6 tahun: 4 siswa

Untuk usia yang sama, lihat bulan dan hari kelahiran:

Jika bulan sama, lihat hari.
Jika hari sama, lihat pilihan sekolah.
Jika semua sama, lihat waktu pendaftaran.

Hasil Seleksi Zona Prioritas 1:

Siswa A: 9 tahun
Siswa B: 7 tahun 10 bulan
Siswa C: 7 tahun 9 bulan
Siswa D: 7 tahun 8 bulan
Siswa E: 6 tahun 10 bulan
Siswa F: 6 tahun 9 bulan
Siswa G: 6 tahun 8 bulan
Siswa H: 6 tahun 7 bulan
Siswa I: 6 tahun 6 bulan

Langkah 3: Pengelompokan Usia (Zona Prioritas 2)

Seleksi berdasarkan usia, bulan, hari, pilihan sekolah, dan waktu pendaftaran untuk mengisi sisa 11 kursi.

Hasil Seleksi Zona Prioritas 2:

Siswa J: 8 tahun
Siswa K: 8 tahun 2 bulan
Siswa L: 7 tahun 10 bulan
Siswa M: 7 tahun 9 bulan
Siswa N: 7 tahun 8 bulan
Siswa O: 6 tahun 10 bulan
Siswa P: 6 tahun 9 bulan
Siswa Q: 6 tahun 8 bulan
Siswa R: 6 tahun 7 bulan
Siswa S: 6 tahun 6 bulan
Siswa T: 6 tahun 5 bulan

Pendaftar yang Tidak Diterima: 5 siswa dari Zona Prioritas 2

Baca Juga: Mau Daftar Jalur Prestasi di PPDB 2024? Ini Simulasi Menghitung Nilai Akhir yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Mendaftar

Contoh Kasus di SMP dan SMA

Untuk SMP dan SMA, pembagian zona sedikit berbeda dengan adanya tiga zona prioritas:

Zona Prioritas 1: RT yang sama dengan sekolah.
Zona Prioritas 2: RT yang berbeda namun dalam satu kelurahan.
Zona Prioritas 3: Kelurahan yang sama atau berdekatan.

Proses seleksi di SMP dan SMA juga mengikuti langkah yang sama seperti di SD, hanya saja dengan tambahan zona prioritas ketiga jika daya tampung belum terpenuhi.

Simulasi Singkat SMP/SMA:

Jumlah Pendaftar: 40 siswa
Daya Tampung: 30 siswa

Baca Juga: Daftar 10 SMA Terbaik di Kota Bekasi Berdasarkan Nilai UTBK, Patut Dijadikan Pilihan pada PPDB 2024!

Langkah Seleksi

Zona Prioritas 1: 10 siswa (seluruhnya diterima)
Zona Prioritas 2: 20 siswa (seleksi berdasarkan usia)
Zona Prioritas 3: 10 siswa (seleksi jika masih ada kursi)

Hasil Seleksi:

10 siswa dari Zona 1 diterima.
20 siswa dari Zona 2 diterima berdasarkan usia, pilihan sekolah, dan waktu pendaftaran.
Zona 3 tidak masuk karena daya tampung sudah terpenuhi.

Dalam jalur zonasi, yang paling menentukan adalah:

Zona prioritas
Usia pendaftar
Urutan pilihan sekolah
Waktu mendaftar

Dengan memahami simulasi ini, diharapkan para siswa sekolah dapat lebih memahami proses seleksi dan mempersiapkan strategi pendaftaran yang lebih baik.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Tedi Rukmana