Pendidikan

Anti Gagal Seleksi Administrasi Sekolah Kedinasan 2024, Cukup Hindari 5 Kesalahan Ini sebelum Submit

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 03 Jun 2024, 16:14 WIB
Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi pertama Sekolah Kedinasan yang akan dihadapi oleh para pendaftar adalah administrasi.

AYOJAKARTA.COM – Jumlah pendaftar Sekolah Kedinasan 2024 setiap harinya terus bertambah.

Berdasarkan data yang dibagikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) jumlah pendaftar Sekolah Kedinasan yang sudah melakukan submit ada sebanyak 39.331 pendaftar.

Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi pertama Sekolah Kedinasan yang akan dihadapi oleh para pendaftar adalah administrasi.

Seleksi Administrasi akan menjadi penentu apakah pendaftar bisa melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya atau tidak.

Jika ingin lolos Seleksi Administrasi maka para pendaftar harus melakukan proses pendaftaran dengan baik dan teliti.

Ini karena kesalahan kecil yang mungkin saja dianggap sepele bisa berdampak pada hasil seleksi administrasi.

Pendaftar harus menghindari beberapa hal yang menyebabkan kegagalan pada seleksi administrasi.

Baca Juga: Ingin Cepat Dapat Kerja Begitu Lulus? Pertimbangkan Beberapa Jurusan Ini

Dikutip dari akun Instagram @aymangayu berikut adalah kesalahan yang harus dihindari agar lolos seleksi administrasi sekolah kedinasan

1. Menggunakan materai palsu

Jika ingin lolos seleksi administrasi maka hindari menggunakan materai palsu yang diambil dari internet. Kamu harus menggunakan materai yang resmi dan tidak menggunakannya secara berulang pada semua dokumen.

2. Tidak peduli dengan data

Hindari untuk tidak peduli terhadap perbedaan data di identitas seperti KTP, KK, Akta Kelahiran maupun ijazah terakhir. Jika terjadi perbedaan segera untuk mengurusnya di Dukcapil.

Dukcapil akan ramai pengunjung jika pendaftar baru mengurus ketidaksinkronan data menjelang pendaftaran dibuka.

3. Menggunakan pena biru pada dokumen yang harus ditulis tangan

Hindari untuk membuat tanda tangan menggunakan pena berwarna biru jika yang diinstruksikan memakai pena hitam. Jangan pernah scan tanda tangan karena sudah ada imbauan untuk membuat tanda tangan basah.

Selain itu, jangan membuat format sendiri karena setiap instansi memiliki format yang sudah ditetapkan.

4. Scan dokumen asal

Jangan pernah scan dokumen secara asal-asalan seperti menggunakan handphone sehingga ukuran terlampaui besar. Pastikan untuk tidak menurunkan kapasitas atau besaran file terlalu kecil karena kapasitasnya bisa menjadi blur dan tidak terbaca.

Baca Juga: CEK SEKARANG! Fix BPNT Cair Dobel Mulai 3 Juni 2024 di KKS Serentak untuk Daerah Berikut Ini

5. Tidak scan dokumen asli

Dokumen yang harus di scan adalah dokumen asli. Jangan pernah scan dokumen hasil fotocopy dari dokumen asli.

Selain itu, hindari memfoto dokumen asli yang kemudian dibuat menjadi seperti hasil scan.

Demikian informasi mengenai kesalahan yang harus dihindari agar lolos seleksi administrasi sekolah kedinasan.

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aris Abdulsalam