AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran Sekolah Kedinasan sudah mulai dibuka pada pertengahan Mei 2024 lalu.
Berdasarkan data statistik terupdate pada 27 Mei 2024, sebanyak 536 peserta pendaftaran Sekolah Kedinasan disebut sudah gugur sebelum bertarung.
Lantas, apa penyebab peserta gugur dalam pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2024 ini?
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @studikedinasan.id pada Kamis (30/05/2024), sudah ada 22.280 pelamar di seluruh Sekolah Kedinasan tahun 2024.
Baca Juga: Bantuan PKH Mei-Juni 2024 Masuk Pagi Ini, KPM Pemegang Kartu KKS Bank Ini Segera Cek Saldo
Dari total pelamar, ada 8.315 pelamar yang sudah memenuhi syarat atau verifikasi MS.
Sementara itu, ada 536 peserta sudah dinyatakan gugur sebab verifikasi tidak memenuhi syarat atau TMS.
Lalu jumlah lainnya masih dalam tahap memilih sekolah, submit, maupun belum verifikasi.
Adapun sebanyak 536 peserta yang gugur di tahap pendaftaran ini, dikarenakan pelamar tidak memenuhi kualifikasi dan/atau tidak melengkapi sesuai persyaratan instansi Sekolah Kedinasan.
Berikut ini 5 kesalahan administrasi yang bikin kamu auto gagal dalam pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2024:
1. Tidak memperhatikan syarat lulusan SMA/MA/SMK
Jika ingin mendaftarkan diri pada seleksi Sekolah Kedinasan, kamu wajib melihat syarat formasi dari kampus yang akan kamu tuju.
Apakah yang dibutuhkan dari lulusan SMA, MA, atau bahkan SMK, kamu harus mencermati baik-baik agar tidak menjadi kesalahan yang fatal.
2. Salah upload dokumen
Kesalahan dalam upload dokumen menjadi hal yang sering terjadi, biasanya mereka adalah orang yang kurang teliti dan ingin semua serba cepat.
Maka dari itu, sebelum verifikasi pastikan kamu sudah upload dokumen dengan benar.
3. Upload pas poto tidak sesuai
Cek kembali ketentuan pas poto yang sudah disampaikan oleh panitia, agar tidak menjadi kesalahan fatal.
Baca Juga: Dopamin Detox: Tips Menyegarkan Pikiran dan Membuat Otak Happy
4. Identitas tidak sinkron
Pastikan kembali identitas kamu seperti nama, alamat, tempat tanggal lahir, yang sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk yang asli.
5. Manipulasi data
Jangan sampai melakukan manipulasi data, sebab menjadi mahasiswa Sekolah Kedinasan nomor satu adalah integritas.
Demikian informasi terkait peserta gugur di tahap awal Sekolah Kedinasan dengan status verifikasi TMS, lengkap dengan 5 kesalahan yang biasanya gagal dalam seleksi administrasi. ***