Pendidikan

10 Universitas Muhammadiyah Terbaik di Indonesia Tahun 2024 Versi Webometrics

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Rabu 29 Mei 2024, 07:37 WIB
Universitas Muhammadiyah terbaik di Indonesia

AYOJAKARTA.COM - Di Indonesia banyak terdapat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan predikat terbaik.

Salah satunya PTS milik organisasi keagamaan Muhammadiyah.

Menurut Pusat Data Muhammadiyah, Muhammadiyah memiliki 171 perguruan tinggi.

Terdiri dari 84 universitas, 26 institut, 53 sekolah tinggi, 6 politeknik dan 1 akademi.

Tik Tok @studiespedia menyebutkan, terdapat 10 universitas muhammadiyah terbaik versi Webometrics. Ayojakarta.com melansirnya, Rabu 29 Mei 2024.

Baca Juga: Simak Biaya Pendaftaran Seleksi Mandiri, Jangan Sampai Salah!

1. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Alamat : Jalan Brawijaya Tamantirto Kasihan Bantul DIY

2. Universitas Muhammadiyah Malang

Alamat : Jalan Bandung Penanggungan Kota Malang Jawa Timur

3. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Alamat : Jalan A Yani Mendungan Kartasura Sukoharjo Jawa Tengah

4. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

Baca Juga: Mengungkap Ciri-ciri Kepribadian Unik Wanita yang Suka Begadang, Sosok Kreatif dan Berjiwa Petualang

Alamat : Jalan Kapas Semaki Umbulharjo Kota Yogyakarta DIY

5. Universitas Muhammadiyah Surabaya

Alamat : Jalan Raya Sutorejo Surabaya Jawa Timur

6. Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka

Alamat : Jalan Limau II Kebayoran Baru DKI Jakarta

7. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Baca Juga: Tips WhatsApp untuk Hapus Semua Chat Sekaligus, WA Auto Bersih

Alamat : Jalan Kapten Muchtar Basri Kota Medan Sumatera Utara

8. Universitas Muhammadiyah Jakarta

Alamat : Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Tangerang Selatan Banten

9. Universitas Muhammadiyah Semarang

Alamat : Jalan Kedungmundu Kota Semarang Jawa Tengah

10. Universitas Muhammadiyah Purworejo

Alamat : Jalan KHA Dahlan Purworejo Jawa Tengah.***

Baca Juga: Tes Penglihatan: Kurang Fokus dan Teliti? Ayo Latihan dengan Cari 1 Huruf Berbeda di Kumpulan Huruf Q, Ketemu?

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Imanudin Abdurohman